Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, ShariaCoin Hadirkan Layanan Tabungan dan Gadai Emas Berbasis API

Kamis, 27 November 2025 - 15:56 WIB
loading...
Perkuat Inklusi Keuangan...
ShariaCoin siap menghadirkan Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Gadai Emas berbasis teknologi digital yang aman, likuid, dan siap implementasi melalui integrasi API dan opsi white-labelling. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Syariah Koin Indonesia (ShariaCoin) membuka peluang kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga keuangan seperti BPR, BPRS, koperasi, serta lembaga keuangan lain. Kolaborasi ini siap menghadirkan Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Gadai Emas berbasis teknologi digital yang aman, likuid, dan siap implementasi melalui integrasi API dan opsi white-labelling.

Direktur Utama PT Syariah Koin Indonesia, Titiez Arga, menegaskan kolaborasi ini bertujuan membantu lembaga keuangan meningkatkan variasi produk. Kemudian memperkuat basis nasabah, menumbuhkan pendapatan free based income, dan memperluas penetrasi inkluasi keuangan secara syariah. Baca juga: Kilau Emas Antam Kembali Lagi, Hari Ini Harga Naik ke Rp2,38 Juta/Gram

“Kami percaya masa depan keuangan syariah dibangun melalui kolaborasi, bukan kompetisi. ShariaCoin siap menjadi mitra strategis BPR, BPRS, koperasi, maupun lembaga berizin uang elektronik, dan jaringan Laku Pandai untuk menghadirkan produk emas digital yang aman, tersertifikasi, dan mudah diakses,” katanya, Kamis (27/11/2025).

Saat ini, minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen proteksi kekayaan semakin meningkat. Hal ini terlihat dari pertumbuhan transaksi platform ShariaCoin. Sepanjang Januari hingga akhir November 2025, total transaksi Tabungan Emas di platform tersebut telah mencapai sekitar 15 kilogram emas.

Dalam tiga bulan terakhir, kinerja emas digital juga menunjukkan hasil yang sangat positif dengan kenaikan 24,68%. Jika dilihat dalam enam bulan, return mencapai 34,67%, dan dalam satu tahun penuh meningkat hingga 72,70%. Angka-angka ini menegaskan bahwa emas digital menawarkan tren pertumbuhan yang kuat dan menjanjikan, terutama untuk investasi jangka menengah.

Selain itu, pencapaian ini juga mencerminkan kepercayaan yang kuat terhadap layanan emas digital syariah, sekaligus menunjukkan besarnya potensi pasar bagi lembaga keuangan yang ingin menambah variasi produk. “Kinerja transaksi yang terus tumbuh membuktikan bahwa produk emas digital syariah bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan nyata dan semakin diminati masyarakat luas,” lanjutnya.

Dalam skema kolaborasi, ShariaCoin menyediakan pasokan dan infrastruktur digital untuk Tabungan Emas serta Cicil Emas melalui rantai pasok resmi yang tersertifikasi. Sementara pada layanan Gadai Emas, lembaga keuangan dapat memanfaatkan fasilitas dana pembiayaan dari ShariaCoin untuk pembiayaan gadai maupun modal usaha. Seluruh transaksi mengikuti fatwa MUI nomor 26 dan 77, diawasi Dewan Pengawas Syariah, dan emas disimpan pada lembaga penyimpanan berizin negara.

ShariaCoin juga menawarkan fleksibilitas model bisnis untuk mitra, mulai dari fee-based income, revenue sharing, hingga penggunaan white-labelling yang memungkinkan lembaga memakai brand internal. Dengan demikian, lembaga dapat memperluas lini produk tanpa harus berinvestasi besar di infrastruktur teknologi maupun operasional.

Titiez memaparkan lembaga keuangan memiliki potensi pendapatan yang semakin besar seiring meningkatnya aktivitas nasabah. Dengan 1.000 nasabah aktif saja, pendapatan bisa datang dari pendapatan transaksi harian tabungan emas, margin pembiayaan Cicil Emas, hingga biaya layanan dan penyimpanan pada Gadai Emas. “Produk berbasis emas mampu menciptakan engagement yang tinggi dan loyalitas nasabah, sekaligus menghasilkan pendapatan berkelanjutan,” jelasnya.

Keunggulan integrasi yang ditawarkan ShariaCoin menjadi nilai tambah bagi mitra, terutama dengan adanya API yang siap terhubung langsung ke core banking. Fitur ini menjadikan platform ShariaCoin sangat relevan bagi BPR/BPRS, koperasi, e-money, hingga jaringan Laku Pandai yang membutuhkan solusi cepat dan efisien. Baca juga: Perkuat Inklusi Keuangan, MNC Life Dukung Penuh AFTECH di Bulan Fintech Nasional 2025

Selain itu, seluruh aset emas yang ditransaksikan telah tersertifikasi, bersifat likuid, dan dapat ditarik secara fisik, memberikan jaminan keamanan bagi nasabah. Ditambah dengan legalitas perusahaan yang lengkap serta kepatuhan penuh terhadap prinsip syariah, produk-produk ini menjadi pilihan yang aman untuk diadopsi oleh lembaga keuangan dari berbagai skala.

Keunggulan lainnya, lembaga mitra dapat menikmati peningkatan fee-based income sekaligus mempercepat akuisisi nasabah baru melalui produk emas digital yang semakin diminati masyarakat. “Kolaborasi ini membawa solusi nyata untuk meningkatkan pendapatan lembaga keuangan secara aman dan termitigasi risiko, sembari memperluas akses masyarakat terhadap produk keuangan syariah berbasis emas,” tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Rangkul PNM, BRI Insurance...
Rangkul PNM, BRI Insurance Gencarkan Literasi dan Inklusi Keuangan Asuransi di Makassar
AP Solution Day 2026...
AP Solution Day 2026 Dorong Transformasi Digital melalui Solusi AI
Silaturahmi Lancar,...
Silaturahmi Lancar, Rumah Tetap Aman dengan Smarthome Plus
Wujudkan Inklusi Keuangan,...
Wujudkan Inklusi Keuangan, PT Pegadaian Kembali Hadirkan Program Gadai Bebas Bunga untuk Masyarakat
THR Lebaran, Bibit.id...
THR Lebaran, Bibit.id Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Wujudkan Mimpi
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
SUSECON 2026, SUSE Perkuat...
SUSECON 2026, SUSE Perkuat Penawaran Open Source dan Inovasi Produk Berbasis Agen
Fahri Bachmid Soroti...
Fahri Bachmid Soroti Algoritma dan Teknologi Digital saat LK II HMI Kota Bogor 2026
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Italia Siap Hadirkan...
Italia Siap Hadirkan Supercar Baru, Ikuti Ferrari dan Lamborghini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved