Purbaya Pede Injeksi Uang Rp276 Triliun ke Perbankan Bisa Angkat Ekonomi Kuartal IV Tumbuh 5,7%
Kamis, 27 November 2025 - 18:50 WIB
loading...
A
A
A
Purbaya menekankan bahwa "injeksi uang" dengan total Rp276 triliun tersebut bukan merupakan ekspansi fiskal dan tidak mengubah postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN. Itu hanya langkah manajemen kas yang cermat.
"Ini tidak ada ekspansi fiskal, fiskalnya tetap sama, tapi kita manage dengan lebih bagus sehingga ekonominya bisa terus tumbuh," tegasnya.
Dampak langsung dari langkah ini terlihat di pasar uang seperti, suku bunga deposit dan suku bunga pinjaman turun, yang menstimulus ekonomi. Kemudian pasar uang antarbank (PUAB) turun signifikan, menandakan bank memiliki likuiditas lebih dan siap menyalurkan kredit.
Terakhir, Purbaya menilai kredit sudah mulai tumbuh dan diperkirakan akan mendekati 10% pada akhir tahun. Purbaya menjelaskan full impact dari kebijakan ini di perekonomian memerlukan waktu 2 hingga 3 bulan, yang puncaknya diperkirakan akan terjadi pada Kuartal IV 2025.
Ia juga berharap Komisi XI DPR terus mendukung langkahnya dalam mengelola APBN tanpa ikut mencekik perekonomian.
"Ini tidak ada ekspansi fiskal, fiskalnya tetap sama, tapi kita manage dengan lebih bagus sehingga ekonominya bisa terus tumbuh," tegasnya.
Dampak langsung dari langkah ini terlihat di pasar uang seperti, suku bunga deposit dan suku bunga pinjaman turun, yang menstimulus ekonomi. Kemudian pasar uang antarbank (PUAB) turun signifikan, menandakan bank memiliki likuiditas lebih dan siap menyalurkan kredit.
Terakhir, Purbaya menilai kredit sudah mulai tumbuh dan diperkirakan akan mendekati 10% pada akhir tahun. Purbaya menjelaskan full impact dari kebijakan ini di perekonomian memerlukan waktu 2 hingga 3 bulan, yang puncaknya diperkirakan akan terjadi pada Kuartal IV 2025.
Ia juga berharap Komisi XI DPR terus mendukung langkahnya dalam mengelola APBN tanpa ikut mencekik perekonomian.
(akr)
Lihat Juga :