Merayakan 5 Tahun Bangun Konektivitas Digital dengan Pencapaian 16.000 Situs

Kamis, 27 November 2025 - 19:02 WIB
loading...
Merayakan 5 Tahun Bangun...
Portofolio EdgePoint kini mencakup 11.080 situs infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, 3.025 di Filipina, dan 1.900 di Malaysia, dengan situs ke-16.000 berlokasi di Sumatera. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - EdgePoint Infrastructure (EdgePoint), perusahaan infrastruktur telekomunikasi independen di ASEAN menandai hari jadinya yang ke-5 dengan mengumumkan pencapaian 16.000 situs. Portofolio EdgePoint kini mencakup 11.080 situs di Indonesia, 3.025 di Filipina, dan 1.900 di Malaysia, dengan situs ke-16.000 berlokasi di Sumatera.

Sejak berdiri pada 2020, EdgePoint telah membangun kehadiran regional yang kuat dengan bekerja sama dengan seluruh operator jaringan seluler (MNO) dan mitra bisnis utama untuk menyediakan infrastruktur digital yang skalabel di seluruh kawasan.

Jejak ini menjadi bukti pendekatan EdgePoint dalam membangun kemitraan jangka panjang, memberikan hasil yang nyata, serta bergerak lincah di tengah dinamika sektor yang terus berkembang. Baca Juga: Edgepoint Bangun 15.000 Menara Telekomunikasi di Malaysia, Indonesia, Filipina

Chief Executive Officer dan Founder EdgePoint Infrastructure, Suresh Sidhu mengatakan, ketiga pasar berada pada tahap pertumbuhan yang berbeda-beda, tetapi memiliki fokus yang sama, agar pemerintah dan pelaku bisnis sama-sama memprioritaskan investasi dalam konektivitas digital.

"Pencapaian 16.000 situs dalam lima tahun menjadi bukti nyata kuatnya momentum regional tersebut, sekaligus menegaskan bahwa EdgePoint adalah mitra yang tepat untuk mendukung pertumbuhan ini-karena kami mampu menghadirkan layanan secara efisien, cepat, dan dalam skala besar,” kata Suresh Sidhu, Selasa (25/11).



Pencapaian 16.000 situs ini, lanjut Suresh Sidhu, merupakan bukti komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik. Untuk mewujudkannya, diterangkan telah membangun hubungan yang kuat dengan para pelanggan agar benar-benar memahami kebutuhan mereka, mengadopsi teknologi serta solusi kreatif terbaru, mengelola operasi secara efisien agar tetap lincah, dan merekrut talenta terbaik di industri.

"Ke depan, kami memproyeksikan peningkatan signifikan dalam investasi di kawasan ASEAN, karena sektor publik dan swasta semakin mempercepat pembangunan infrastruktur digital demi menjaga daya saing ekonomi," ujar dia.

Seiring kawasan ini memasuki era cloud dan AI, infrastruktur digital yang tangguh dan berkelanjutan akan menjadi fondasi bagi gelombang pertumbuhan berikutnya. "Kami menantikan kolaborasi baru dengan para pelanggan untuk memastikan konektivitas dapat diakses oleh semua,” imbuhnya.

Sidhu mengaku sangat bangga dengan kemampuan membangun menara baru sekaligus menempatkan penyewa tambahan. Dengan hampir 26.000 penyewa di tiga negara, infrastruktur EdgePoint dinilai memenuhi tujuan untuk menjadi aset bersama bagi industri.

"Keberhasilan ini juga mencerminkan dukungan kuat dari para pemegang saham kami, DigitalBridge dan ADIA, serta dedikasi seluruh tim kami yang bekerja dengan visi bersama: pertumbuhan berkelanjutan dan keunggulan dalam penyediaan layanan. Program filantropi perusahaan yang berfokus pada sekolah juga telah memberi dampak positif bagi lebih dari 7.500 anak di kawasan ini," bebernya.

Baca Juga: Enam Kebijakan Infrastruktur Telekomunikasi untuk Pemerataan Pembangunan

Merayakan pencapaian ini, tambahnya, pihaknya fokus tertuju pada masa depan-mendukung pertumbuhan jaringan canggih melalui solusi infrastruktur inovatif untuk membuka peluang baru bagi bisnis, komunitas, dan pemerintah di seluruh ASEAN.

"Di EdgePoint, kami percaya bahwa konektivitas bukan sekadar jaringan, tetapi sarana untuk memberdayakan masyarakat dan perekonomian agar dapat tumbuh di dunia digital yang berkembang pesat," imbuhnya.

Selama lima tahun perjalanannya, EdgePoint telah meraih pengakuan di seluruh kawasan melalui berbagai penghargaan atas inovasi, fokus pada pelanggan, kualitas layanan, dan kepemimpinan.

CEO PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk, Raymond Yan menambahkan, pencapaian tonggak situs ke-16.000 di Sumatera menjadi momen yang semakin istimewa. Keberhasilan ini menegaskan pesatnya pertumbuhan infrastruktur digital di wilayah tersebut serta peran pentingnya dalam mendorong kemajuan bangsa.

Sambil terus memperkuat posisi sebagai perusahaan menara independen terbesar ketiga di Indonesia, pihaknya tetap fokus pada ekspansi ke Indonesia Timur dan penguatan jaringan di kawasan perkotaan, termasuk perluasan jaringan menara, cakupan dalam gedung (IBC), dan jaringan serat optik.

"Centratama tidak hanya memperkuat konektivitas saat ini, tetapi juga membangun fondasi bagi gelombang pertumbuhan 5G dan broadband berikutnya-menjembatani kesenjangan digital dan mendukung transformasi Indonesia menuju negara yang sepenuhnya terhubung," bebernya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
White Paper MDI Ventures...
White Paper MDI Ventures Petakan Jalur Ekonomi Digital Inklusif di Indonesia
Topping Off SMX01 Perkuat...
Topping Off SMX01 Perkuat Fondasi Infrastruktur Digital Indonesia
Saat Kualitas Jaringan...
Saat Kualitas Jaringan Menjadi Bagian Penting dari Produktivitas Organisasi
Mendorong Peran AI di...
Mendorong Peran AI di Asia Tenggara dalam Bangun Infrastruktur Kepercayaan Digital
Jaringan 5G Indoor Multi-Operator...
Jaringan 5G Indoor Multi-Operator Pertama Indonesia Hadir di MOI
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
5.000 Jembatan Gantung...
5.000 Jembatan Gantung Dibangun, Prabowo Ingin Percepat Konektivitas Pelosok
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Rekomendasi
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Tanpa Somasi, Sarwendah...
Tanpa Somasi, Sarwendah Laporkan Akun Media Sosial yang Diduga Cemarkan Nama Baik
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Berita Terkini
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved