Ekonomi Belum Normal, Purbaya Tolak Kerek Pajak demi Kejar Target

Sabtu, 29 November 2025 - 21:00 WIB
loading...
Ekonomi Belum Normal,...
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. FOTO/Anggie Ariesta
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menghadapi sorotan tajam terkait realisasi penerimaan pajak yang belum menggembirakan. Hingga Oktober 2025, penerimaan pajak tercatat baru mencapai Rp1.459 triliun atau 70,2% dari outlook Rp2.076,9 triliun. Capaian tersebut memunculkan kritik dari anggota Komisi XI DPR RI dalam rapat kerja yang berlangsung, baru-baru ini.



Purbaya menekankan bahwa penilaian terhadap kinerja perpajakan tidak bisa menggunakan standar situasi normal. Ia menegaskan bahwa tekanan ekonomi yang berkepanjangan telah menggerus aktivitas usaha dan melemahkan peredaran uang di masyarakat sejak tahun lalu.

"Ini saya banyak ditegur masalah pajak dan lain-lain, seolah-olah keadaan normal. Yang perlu kita ingat adalah keadaannya kita keadaannya nggak normal sampai September kemarin, Oktober saja baru mulai balik, belum keluar dari tekanan loh. Ini yang sedang kita perbaiki, jadi jangan dihitung sebagai keadaan normal," jelasnya dikutip, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga: Buru Pajak Tambang, DJP Dorong Integrasi Minerba One dengan Coretax

Purbaya menilai bahwa dalam kondisi ekonomi yang belum stabil, menaikkan tarif pajak bukanlah pilihan yang bijak. Menurut dia, upaya tersebut justru akan memperburuk situasi dan bertentangan dengan prinsip kebijakan countercyclical yang dianut pemerintah.

"Saya bisa aja naikin tarif (pajak) di sana-sini, tapi hasilnya pasti lebih jelek daripada yang sebelumnya. Kenapa? Ekonomi lagi jatuh. Kita kan tahu kebijakan countercyclical, kalau lagi jatuh kita bebani lagi, akan lebih jatuh lagi. Harusnya malah kita kasih stimulus besar-besaran," tutur sang menteri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejar Pendapatan per...
Kejar Pendapatan per Kapita RI Lampaui USD15 Ribu, Purbaya Ungkap Kuncinya
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Purbaya Tepis Kabar...
Purbaya Tepis Kabar Disebut Incar Influencer dan Toko Online: Tegaskan Pajak Demi Keadilan
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
Rekomendasi
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
Balogun Bebas, Tuchel:...
Balogun Bebas, Tuchel: Mungkin Trump Bisa Selamatkan Quansah?
Selebrasi Berujung Petaka,...
Selebrasi Berujung Petaka, Henderson Tumbang di Azteca
Berita Terkini
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
Infografis
Megawati Tolak Presiden...
Megawati Tolak Presiden 3 Periode, Demi Duet Prabowo-Puan?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved