Bea Cukai Upayakan Dukungan Logistik bagi Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Senin, 01 Desember 2025 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Dukungan lewat jalur laut turut diperkuat dengan keberangkatan Kapal Patroli BC60001 dari Tanjung Balai Karimun pada Sabtu (29/11) malam, membawa pasokan kebutuhan pokok, air minum, LPG, dan perlengkapan darurat. Dengan waktu tempuh sekitar 30 jam, kapal tersebut menjadi alternatif utama karena akses darat dari Medan ke Langsa masih terputus.
Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Sumatera, Cek Penanganan Bencana
Upaya percepatan distribusi dilakukan melalui operasi Ship-to-Ship (STS) antara Kapal Patroli BC30001 dan KRI Sutedi Senoputro 378 pada Minggu (30/11) pagi. Selama dua jam, bantuan berupa 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur ayam dipindahkan, melibatkan Pemerintah Kota Langsa, Satpol PP, Polres, Polairud, serta awak kedua kapal. Setelah proses selesai, BC30001 sandar di Pelabuhan Langsa, di mana Pemkot langsung mendistribusikan bantuan ke titik-titik paling terdampak.
Nirwala menekankan pentingnya empati dan kolaborasi dalam setiap langkah penanganan. Berbagai upaya lintas jalur itu diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan warga sekaligus mendukung percepatan pemulihan aktivitas masyarakat di wilayah yang terdampak banjir dan longsor. "Bencana ini mengingatkan kita untuk saling menjaga. Kami berupaya hadir sebagai bagian dari gotong royong nasional, bekerja bersama siapa pun yang ada di garis depan," tuturnya.
Baca Juga: Prabowo Bertolak ke Sumatera, Cek Penanganan Bencana
Upaya percepatan distribusi dilakukan melalui operasi Ship-to-Ship (STS) antara Kapal Patroli BC30001 dan KRI Sutedi Senoputro 378 pada Minggu (30/11) pagi. Selama dua jam, bantuan berupa 2.000 dus mi instan dan 1.000 papan telur ayam dipindahkan, melibatkan Pemerintah Kota Langsa, Satpol PP, Polres, Polairud, serta awak kedua kapal. Setelah proses selesai, BC30001 sandar di Pelabuhan Langsa, di mana Pemkot langsung mendistribusikan bantuan ke titik-titik paling terdampak.
Nirwala menekankan pentingnya empati dan kolaborasi dalam setiap langkah penanganan. Berbagai upaya lintas jalur itu diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan warga sekaligus mendukung percepatan pemulihan aktivitas masyarakat di wilayah yang terdampak banjir dan longsor. "Bencana ini mengingatkan kita untuk saling menjaga. Kami berupaya hadir sebagai bagian dari gotong royong nasional, bekerja bersama siapa pun yang ada di garis depan," tuturnya.
(nng)
Lihat Juga :