Pemerintah Akan Menutup 1.400 Tambang Emas Ilegal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak

Selasa, 02 Desember 2025 - 08:45 WIB
loading...
Pemerintah Akan Menutup...
Seorang pedagang emas lokal memperlihatkan sepotong emas setelah membelinya dari seorang penambang emas di lokasi tambang di Poboya, Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, pada 12 April 2012. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Indonesia meluncurkan operasi penertiban berskala besar untuk menutup sekitar 1.400 tambang emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Langkah tersebut dilakukan untuk menghentikan kerusakan lingkungan yang terus terjadi akibat aktivitas penambangan tanpa izin. Pada November saja, otoritas setempat telah menutup hampir 300 lokasi tambang.



Pemerintah menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari upaya menyeluruh untuk memulihkan kawasan konservasi sekaligus melindungi masyarakat dari risiko sosial maupun keselamatan yang ditimbulkan praktik tambang ilegal.

Baca Juga: Respons Bahlil Soal Tambang Emas Ilegal Dekat Mandalika: Proses Hukum Aja!

Direktur Penegakan Hukum Kejahatan Kehutanan Kementerian Kehutanan, Rudianto Saragih Napitu, menegaskan praktik tambang ilegal selama ini tidak memberikan manfaat yang adil bagi warga lokal.

"Aktivitas penambangan ilegal hanya menguntungkan para investor, bukan masyarakat lokal yang bekerja di tambang. Pemerintah mendukung kemitraan yang positif, bukan perusakan dan eksploitasi alam," ujar dia dikutip dari VNA, Selasa (2/12/2025).

Tambang emas ilegal telah menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan kawasan konservasi di Indonesia. Aktivitas ini menyebabkan deforestasi, merusak habitat satwa, dan mencemari aliran sungai yang menjadi sumber air masyarakat sekitar. Risiko kecelakaan kerja juga sering terjadi karena tambang tidak memenuhi standar keselamatan.

Baca Juga: Timah Sinergi Tertibkan Aktivitas Tambang Ilegal di Merbuk

Fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Halimun Salak. Titik-titik aktivitas penambangan tanpa izin juga tersebar di Jambi, Sumatra Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, serta sejumlah taman nasional lainnya. Pemerintah menilai penanganan lintas wilayah diperlukan mengingat jaringan penambang dan pemodal sering kali bekerja secara terorganisasi.

Melalui kampanye penertiban ini, pemerintah berharap kerusakan kawasan konservasi dapat ditekan, sekaligus membuka jalan bagi pemulihan ekosistem yang rusak. Upaya berkelanjutan juga sedang disiapkan, termasuk memperkuat patroli lapangan dan meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan praktik tambang ilegal tidak kembali muncul.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rekomendasi
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Berita Terkini
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
Daftar Lengkap Harga...
Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina! Pertamax Tetap, Turbo Turun Jadi Rp19.300/Liter
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi...
Resmi! Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Turun per 1 Juli 2026, tapi Pertamax Tetap
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved