Indonesia Re Konsisten Jaga Tata Kelola Berkelanjutan

Kamis, 04 Desember 2025 - 14:51 WIB
loading...
Indonesia Re Konsisten...
Indonesia Re meraih predikat Indonesia Trusted Companies 2025 pada ajang Indonesia Good Corporate Governance (GCG) Award 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat tata kelola perusahaan setelah meraih predikat Indonesia Trusted Companies 2025 pada ajang Indonesia Good Corporate Governance (GCG) Award 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG) dalam acara yang berlangsung pada 25 November 2025 di Hotel Shangri-La Jakarta.

Pencapaian ini dinilai menjadi momentum penting bagi industri keuangan nasional di tengah meningkatnya kompleksitas risiko, tuntutan transparansi, serta perubahan dinamika bisnis yang semakin cepat. Indonesia Re menilai penerapan GCG tidak hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, melainkan bagian dari strategi inti untuk memperkuat kemampuan perusahaan dalam beradaptasi, belajar, dan berinovasi secara berkelanjutan.

Baca Juga: Indonesia Re Dorong Perkuat Fondasi Manajemen Risiko Industri Asuransi

Hadir mewakili perusahaan, Corporate Secretary Indonesia Re Aji Irawan menyatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perseroan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola.

"Penerimaan penghargaan Indonesia Trusted Companies 2025 ini merupakan pencapaian yang mendorong kami untuk terus memperkuat implementasi GCG, menjaga kinerja perusahaan serta meningkatkan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.



Dalam kesempatan terpisah, Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, SDM & Corporate Secretary Indonesia Re Robbi Yanuar Walid menambahkan bahwa penghargaan ini sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjaga tata kelola yang sehat dan berkelanjutan. Ia menilai GCG merupakan bagian integral dari pengendalian internal dan mekanisme manajemen risiko yang terus disesuaikan dengan dinamika industri reasuransi.

Menurut Robbi, tata kelola dan manajemen risiko yang kuat menjadi kunci dalam membangun kepercayaan mitra bisnis, terutama perusahaan ceding dan pelaku industri lainnya. Dalam industri yang menuntut disiplin risiko tinggi, Indonesia Re terus memperkuat budaya integritas, pengawasan yang efektif, serta ketepatan proses bisnis untuk memastikan layanan yang reliabel dan memberikan nilai berkelanjutan.

Baca Juga: Konsolidasi Jadi Momentum Perbaikan Fondasi Industri Asuransi

Perseroan juga menekankan pentingnya prinsip-prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan keadilan sebagai pedoman utama dalam setiap pengambilan keputusan strategis. Implementasi prinsip tersebut diterapkan menyeluruh di seluruh tingkatan organisasi sebagai bagian dari budaya perusahaan dan sistem pengawasan internal.

Di tengah volatilitas pasar, risiko sistemik, dan ketidakpastian global, Indonesia Re menilai konsistensi dalam menjaga tata kelola menjadi fondasi utama ketahanan perusahaan. Melalui kepatuhan dan praktik bisnis yang prudent, perseroan berupaya mempertahankan posisinya sebagai reasuransi nasional yang terpercaya dan berdaya saing tinggi.

Indonesia Re menegaskan komitmen terhadap tata kelola berkelanjutan akan terus diperkuat sejalan dengan kebutuhan industri yang semakin kompleks dan tantangan risiko yang terus berkembang. Dengan demikian, perusahaan berharap dapat terus memberikan kontribusi positif bagi ketahanan sektor keuangan dan pembangunan nasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Usia ke-53 Tahun, Jasindo...
Usia ke-53 Tahun, Jasindo Perkuat Fondasi Bisnis Berkelanjutan
PDC Dorong Penguatan...
PDC Dorong Penguatan Compliance System, Jaga Keberlanjutan Bisnis
Petrokimia Gresik Berhasil...
Petrokimia Gresik Berhasil Jalankan Pengembangan Bisnis Berkelanjutan
Landson Tegaskan Komitmen...
Landson Tegaskan Komitmen Jalankan Bisnis Berkelanjutan
Tata Kelola dan Kejelasan...
Tata Kelola dan Kejelasan Investasi Dipertanyakan Moody's, Begini Respons Danantara
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Indonesia dan Republik...
Indonesia dan Republik Kongo Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan
Rekomendasi
Guru MI di Karawang...
Guru MI di Karawang Dilatih Kuasai E-LKPD Berbasis STEM
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved