Antusias Sambut Libur Nataru, Penjualan Tiket KAI Melonjak 132%

Jum'at, 05 Desember 2025 - 11:50 WIB
loading...
Antusias Sambut Libur...
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kenaikan signifikan pada penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kenaikan signifikan pada penjualan tiket kereta api untuk periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Permintaan yang terus meningkat sejak awal Desember mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat pada masa libur panjang akhir tahun.

Hingga 3 Desember 2025, pemesanan tiket Kereta Api Ekonomi Komersial mencapai 380.253 pelanggan, atau naik 132% dibandingkan periode yang sama pada Nataru 2024 yang tercatat sebanyak 287.378 pelanggan. "Angka ini terus bergerak naik seiring semakin banyaknya transaksi pembelian yang masuk setiap hari," ujar Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, dikutip Jumat (5/12/2025).

Baca Juga: Jelang Nataru, Harga Gula Pasir hingga Daging Ayam Kompak Naik

KAI juga melihat pertumbuhan pada program diskon tarif 30 persen yang diberlakukan pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Dari 1.509.080 tempat duduk yang tersedia dalam program tersebut, sebanyak 350.489 kursi telah terjual hingga 4 Desember pukul 08.00 WIB atau sekitar 23 persen dari kapasitas.

Secara keseluruhan, KAI menyediakan 3.012.701 tiket untuk periode perjalanan Nataru tahun ini. Hingga 4 Desember pukul 08.00 WIB, sebanyak 921.743 tiket telah terjual, setara 30,60 persen dari total ketersediaan.



Perusahaan memperkirakan angka tersebut masih akan terus bertambah mengikuti pola pemesanan harian yang dinamis. KAI menilai perilaku wisatawan pada periode libur panjang cenderung bergerak cepat dan berubah mengikuti kebutuhan perjalanan.

Baca Juga: Mudik Motor Gratis di Momen Nataru 2025/2026, Berikut Cara Daftarnya

Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas, KAI menyiapkan rangkaian kereta tambahan yang akan dirilis secara bertahap. Kebijakan ini diharapkan memberi ruang lebih besar bagi pelanggan untuk mengatur jadwal perjalanan secara fleksibel.

"Untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan, KAI akan merilis kereta tambahan secara bertahap sehingga pelanggan dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan lebih mudah dan fleksibel," jelas Bobby.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
Upaya Peningkatan Target...
Upaya Peningkatan Target Penjualan, MNC Finance Gelar Agent Gathering Bersama CarDekho Group
BP BUMN: KAI Tak Sanggup...
BP BUMN: KAI Tak Sanggup Menanggung Beban Utang Whoosh Sendiri
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
KAI Logistik Ekspansi...
KAI Logistik Ekspansi Angkutan CPO, Target 200.000 Ton per Tahun
Inul Daratista Geram...
Inul Daratista Geram Dituding Gila Hormat, Ungkap Alasan Petugas KAI Melayani Sambil Jongkok
8 Tips Beli Tiket Kereta...
8 Tips Beli Tiket Kereta Jakarta-Jogja Murah Untuk Liburan Hemat
Rekrutmen KAI 2026 untuk...
Rekrutmen KAI 2026 untuk Lulusan SMA Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved