Pengelola Tambang Emas Martabe Angkat Suara usai Disebut Biang Kerok Banjir Sumatera

Sabtu, 06 Desember 2025 - 20:07 WIB
loading...
Pengelola Tambang Emas...
Agincourt Resources pengelola tambang emas martabe, buka suara menanggapi tudingan yang mengaitkan aktivitas pertambangan dengan bencana longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Selatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola tambang emas martabe , buka suara menanggapi tudingan yang mengaitkan aktivitas pertambangan dengan bencana longsor dan banjir bandang yang melanda wilayah Tapanuli Selatan, termasuk Desa Garoga. Perusahaan menilai tuduhan tersebut prematur dan tidak berdasarkan kajian komprehensif.

Dalam keterangan resminya, Sabtu (6/12/2025) PTAR menegaskan bahwa bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah dapat dijelaskan melalui faktor cuaca ekstrem. Siklon Senyar disebut memicu hujan dengan intensitas sangat tinggi yang melanda sebagian besar Sumatera bagian utara, termasuk kawasan Hutan Batang Toru.

Perusahaan menyebut curah hujan tersebut merupakan salah satu yang tertinggi dalam 50 tahun terakhir, menyebabkan aliran Sungai Garoga tidak mampu menahan laju air dan material yang terbawa. Baca Juga: Operasional 3 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera Disetop, Ada Tambang Emas?

"Hujan dengan volume luar biasa tersebut jatuh merata di seluruh Sumatera bagian utara termasuk kawasan Hutan Batang Toru, sebuah kawasan hulu dari sungai-sungai utama yang mengalir di Kecamatan Batang Toru, seperti Sungai (Aek) Garoga, Aek Pahu, dan Sungai Batang Toru," jelas PTAR.



Lebih lanjut perusahaan menyebut bahwa bencana banjir bandang dipicu oleh penyumbatan masif material kayu di Jembatan Garoga I dan II. Ketika sumbatan mencapai titik kritis pada 25 November sekitar pukul 10.00 WIB, dua anak Sungai Garoga bergabung menjadi satu aliran baru yang menerjang Desa Garoga.

PTAR menegaskan, bahwa lokasi operasional Tambang Emas Martabe berada di sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Aek Pahu, yang secara hidrologis terpisah dari DAS Garoga. Meski kedua aliran sungai tersebut bertemu, titik pertemuannya berada jauh di hilir dan tidak berhubungan dengan lokasi terdampak.

"Meskipun beberapa peristiwa longsoran terpantau di sub DAS Aek Pahu, tidak ada fenomena banjir bandang di sepanjang aliran sungai ini. Karena berbeda dengan Sungai Garoga, tidak ditemukan aliran lumpur dan batang kayu yang intensif di Sungai Aek Pahu, yang dapat menjadi pemicu sumbatan masif. 15 Desa Lingkar Tambang yang sebagian besar berada di sub DAS Aek Pahu tidak mengalami dampak yang signifikan, bahkan saat ini difungsikan sebagai pusat-pusat pengungsian," ujarnya.

PTAR juga memaparkan hasil pengamatan udara menggunakan helikopter yang menunjukkan adanya longsoran masif di hulu Sungai Garoga, termasuk di kawasan hutan lindung. Longsoran inilah yang diduga kuat menjadi sumber utama material lumpur dan kayu yang menyumbat aliran sungai. Namun, perusahaan mengakui kajian lebih lanjut tetap diperlukan untuk memastikan seluruh faktor penyebab.

Baca Juga: Proyek Pani EMAS Bakal Jadi Tambang Emas Primer Terbesar di Asia Pasifik

Di sisi lain, PTAR mengklaim telah terlibat aktif sejak hari pertama bencana sebagai bagian dari tim tanggap darurat. Mereka mengerahkan personel untuk kegiatan pencarian dan penyelamatan (SAR), membuka akses darurat, hingga menyediakan posko pengungsian lengkap dengan tenda, dapur umum, dan klinik kesehatan.

"PTAR adalah bagian masyarakat Batang Toru dan Tapanuli Selatan. Dalam aktivitasnya, PTAR senantiasa mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, termasuk perizinan-perizinan terkait, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan," terang perusahaan.

Lebih jauh dikatakan Tambang Emas Martabe melakukan kegiatan penambangan sepenuhnya di Areal Penggunaan Lain (APL), di luar kawasan hutan Batang Toru. PTAR menegaskan bahwa selama beroperasi, perusahaan terus mendukung upaya-upaya perlindungan lingkungan.

"Slama beroperasi, PTAR terus mendukung upaya perlindungan lingkungan termasuk konservasi air, udara, tanah dan lebih jauh konservasi keanekaragaman hayati berkolaborasi dengan institusi-institusi nasional maupun global," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Centrepark Dukung Korban...
Centrepark Dukung Korban Banjir Sumatera lewat Lelang Singlet Emas SEA Games 2025
39.000 Hektare Sawah...
39.000 Hektare Sawah Pascabencana di Sumatera Kembali Ditanami
Legislator Sebut Kecepatan...
Legislator Sebut Kecepatan Pertamina Tangani Bencana Sumatera Dirasakan Betul
Bahlil Ungkap Arahan...
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo soal Nasib Tambang Emas Martabe
Izin Tambang Emas Martabe...
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut Prabowo, Bahlil Malah Bakal Kaji Ulang
Sawit, Kunci Pemulihan...
Sawit, Kunci Pemulihan Ekonomi Pascabencana
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Rekomendasi
Piala Dunia 2026 dan...
Piala Dunia 2026 dan Bayang-bayang Jet Pribadi Infantino
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Berita Terkini
Semringah di Pembukaan,...
Semringah di Pembukaan, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,25% ke 6.099
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Pascapemadaman Listrik...
Pascapemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa, PLN Update Kondisi Perbaikan
Rosan Lapor Prabowo...
Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Pergantian Direksi Disorot,...
Pergantian Direksi Disorot, Mampukah Kejayaan Pelni Kembali?
IHSG Menghijau di Awal...
IHSG Menghijau di Awal Pekan, Pagi Ini Sentuh Level 6.217
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved