Jonas Pratama dan Pengenalan Kembali Nilai Indonesia ke Pasar Modal Global

Minggu, 07 Desember 2025 - 23:06 WIB
loading...
A A A
Pengalaman ini mengeksposnya pada hampir semua pasar utama Asia Tenggara. Memperkuat keahliannya dalam regulasi lintas batas, struktur investasi, dan gaya negosiasi yang dipengaruhi oleh budaya yang beragam.

Hari ini, sebagai kepala dana ekuitas swasta, Jonas sering bepergian antara London dan Dubai untuk membangun kemitraan global untuk sektor strategis Indonesia. Tahun lalu, ia mewakili Indonesia dalam memfasilitasi inisiatif co-investment dengan Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) untuk mempercepat proyek energi hijau besar. Sebuah inisiatif yang digambarkan oleh media sebagai “momen terobosan bagi diplomasi modal Indonesia.”

Salah satu keunggulan utama Jonas adalah kemahirannya dalam kerangka kerja investasi yang menarik bagi berbagai pasar internasional. Karyanya dalam mengintegrasikan struktur regional ke dalam ekuitas swasta modern telah membuka saluran baru bagi dana Indonesia yang mencari modal global jangka panjang. Kemampuannya menggabungkan logika keuangan dengan pemahaman budaya telah membuatnya dihormati oleh lembaga investasi terkemuka di UAE, Qatar, dan Arab Saudi.

Secara lebih luas, Jonas mewakili kepercayaan diri yang semakin meningkat di pasar modal Indonesia. Selama dekade terakhir, negara ini telah bertransformasi dari tujuan investasi pinggiran menjadi salah satu mesin ekonomi paling dinamis di Asia Tenggara.

Dari IPO GoTo hingga ekspansi geotermal GeoDaya dan pengembangan kapasitas semikonduktor di Kawasan Industri Batang, Jonas telah memainkan peran penting di balik layar banyak proyek strategis. “Keunggulan Indonesia bukan biaya rendah, melainkan konektivitas. Kami adalah gerbang selatan Asia dan saluran utama bagi aliran modal global,” katanya dalam beberapa kesempatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved