Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JGB Buka 150 Ribu Lapangan Pekerjaan

Senin, 08 Desember 2025 - 11:23 WIB
loading...
Dorong Pertumbuhan Ekonomi,...
PT Jasa Global Binakarya (JGB) terus mendukung pemerintah dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Foto/Dok
A A A
TANGERANG - PT Jasa Global Binakarya (JGB) terus mendukung pemerintah dalam pertumbuhan perekonomian di Indonesia. Pasalnya dari 12 pabrik yang dimiliki, berpotensi membuka ribuan lapangan pekerjaan .

Presiden Direktur PT. Jasa Global Binakarya, Andy Liu mengatakan, dalam enam tahun lini usahanya telah memiliki 12 pabrik padat karya (labor-intensive factory) yang sudah operasional maupun yang dalam proses pengembangan dimulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dijelaskannya, 12 pabrik yang ada berpotensi membuka 150.000 lapangan pekerjaan yang berarti menumbuhkan sektor – sektor sentra perekonomian baru dan terus bertumbuh.

Baca Juga: Sinergi Mendorong UKM dan Usaha Padat Karya Tingkatkan Ekspor

"Dari sisi sektor konsumsi, jika seorang karyawan membelanjakan uang dari gajinya sebesar 2 juta rupiah per bulan, maka kapitalisasi pasar dari total 150.000 tenaga kerja yang bekerja di 12 pabrik ini adalah sebesar Rp300 miliar setap bulannya atau Rp3,6 triliun setap tahunnya," kata Andy Liu.



Menurutnya ini merupakan contoh konkret bagaimana sektor investasi dapat menumbuhkembangkan efek domino bagi sektor ekonomi yang lain. Tidak hanya berpusat di kota-kota besar saja, namun terlebih di kawasan yang sebelumnya dianggap tidak produkif dan Tidak berkontribusi terhadap serapan tenaga kerja.

"Semuanya 12 proyek. Ada sebagian satu pabrik udah ada 10.000 (karyawan). Jadi ada mungkin nantinya ke depannya 2-3 tahun ada yang 15.000, ada yang 25.000, bermacam-macam. Ya it depends skalanya. Tapi dari pengalaman saya, dari 12 proyek ini sekitar 150.000 karyawan. Nah bayangkan aja 150.000 karyawan, itu bisa menampung atau mencegah pengangguran itu," tuturnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, JGB Buka 150 Ribu Lapangan Pekerjaan


Ke depan, pihaknya berkomitmen selalu berusaha membawa investor-investor yang baru untuk berinvestasi ke daerah – daerah yang sangat memerlukan investasi yang padat karya atau yang bersifat padat teknologi yang tentunya akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara langsung maupun tidak langsung di tengah isu ekonomi global yang tidak menentu serta isu pemutusan hubungan kerja massal.

Andy Liu optimistis Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran akan dapat meyakinkan pada investor di luar negeri dengan sangat percaya diri bahwa para investor luar negeri berinvestasi di Indonesia adalah suatu keputusan yang tepat dan potensial terus bertumbuh dan semakin kondusif di masa datang.

Baca Juga: Airlangga: Insentif Rp20 Triliun Disiapkan untuk Industri Padat Karya

Dia bersyukur, perusahaan konsultan investasi yang telah berdiri sejak 2019 ini memiliki kantor baru yang lebih strategis Awalnya di Soho Capital Lt. 39, Tanjung Duren, Grogol, Jakarta Barat, ke lokasi kantor baru saat ini di Prominence Office Tower Lt. 27 Unit B & C, Alam Sutera, Tangerang.

Pada kesempatan ini JGB juga menyelenggarakan seremoni pembukaan perusahaan baru bernama PT. Nusantara Kencana Prestige dengan lokasi kantor yang sama namun bergerak di sektor usaha pengembangan rumah rakyat bersubsidi inovatif dan rumah non-dinas anggota tentara serta Polri.

Presiden Direktur PT. Nusantara Kencana Prestige, Sutrisno mengatakan, kebutuhan rumah dari program pemerintah cukup besar. Itu sebab, pihaknya ada potensi besar didalamnya.

"Ditambah kita mendapatkan sumber bahan baru, material baru yang mungkin belum terlalu umum digunakan di Indonesia tapi ini akan cocok digunakan di Indonesia. Kenapa? Karena ini yang kita sebut bahan-bahan bangunan untuk rumah modular. Rumah modular artinya apa? Artinya rumah yang tadinya mungkin bisa dikerjakan dalam waktu katakanlah 3-4 bulan, ini mungkin dalam waktu seminggu sampai 10 hari sudah selesai. Karena rumahnya sudah dipersiapkan pemotongannya dan lain tinggal pasang aja. Dan mudah untuk dibawa-bawa," ucap dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Optimisme Fiskal di...
Optimisme Fiskal di Tengah Warning Sign Ekonomi, Pemerintah Perlu Pulihkan Trust Market
Di Luar Prediksi, Ekonomi...
Di Luar Prediksi, Ekonomi Singapura Tumbuh 6% Kuartal I-2026
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
PT BEST Investasi USD...
PT BEST Investasi USD 10 Juta, PT BEST Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci di Tangerang
Rekomendasi
Bacaan Niat 3 Jenis...
Bacaan Niat 3 Jenis Puasa Sunnah di Bulan Muharram
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved