Disebut Bohongi Presiden, Begini Cerita Bahlil Soal Laporan Kondisi Listrik di Aceh

Kamis, 11 Desember 2025 - 08:59 WIB
loading...
Disebut Bohongi Presiden,...
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia buka suara usai dianggap telah membohongi Presiden Prabowo Subianto soal kondisi listrik di Aceh pascabencana banjir dan longsor. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia buka suara usai dianggap telah membohongi Presiden Prabowo Subianto soal kondisi listrik di Aceh pascabencana banjir dan longsor . Publik menyebut data Bahlil terkait kondisi listrik di Aceh sudah hampir pulih itu tidak sesuai dengan fakta yang ada, lantaran masih banyaknya warga terdampak.

"Kami dapat memahami perasaan dari saudara-saudara kami yang masih dalam bencana. Sesungguhnya malam itu adalah Ratas, di mana ratas itu sebelumnya saya melakukan rapat dengan PLN, dengan Pertamina. Saya sebagai Menteri ESDM meminta laporan dari, baik Pertamina maupun PLN," kata Bahlil usai membuka Bimtek anggota fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kota/Kabupaten Tahap II yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (10/12).

Bahlil menjelaskan bahwa pihak PLN melaporkan terkait kelistrikan di daerah Aceh sudah mencapai 93%. Laporan tersebut disampaikan PLN pada 7 Desember 2025.

Baca Juga: Dirut PLN Ralat dan Minta Maaf soal Pemulihan Listrik di Aceh Sudah 93%

"Dan waktu itu PLN melaporkan kepada saya bahwa rasio elektrifikasi itu nanti di tanggal 7 hari, hari Minggu malam, hari Senin paling lambat itu sudah mencapai 93 persen," ujarnya.

"Atas dasar laporan karena mereka yang menguasai teknis, teman-teman PLN yang menguasai teknis, atas laporan itu kemudian dirapatkan dalam tim bencana, kemudian saya melaporkan kepada Bapak Presiden dan itu juga dilaporkan oleh PLN. Kira-kira itu ceritanya," tutur dia melanjutkan.

Baca Juga: Bahlil Minta SPBU Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatera Beroperasi 24 Jam

Di sisi lain, Bahlil meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak saling menyalahkan. Permasalahan ini, kata dia, hanya pada persoalan kendala teknis di lapangan saja.

"Tapi tidak usah kita menyalahkan siapa-siapa, karena sesungguhnya kalau tidak ada kendala di bagian elektrifikasi, di gardu induk yang dari Bireuen, ke Banda Aceh, itu clear. Tapi kan namanya kondisi susah untuk diprediksi, begitu," tutup Ketua Umum Partai Golkar itu.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Desak Beri Kompensasi...
Desak Beri Kompensasi Akibat Mati Listrik Bergilir, DPR: Jangan Tiap Masalah Rakyat Diminta Sabar
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Rekomendasi
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Presiden Prabowo: Hanya...
Presiden Prabowo: Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian, Tentaranya Sering Ada di Sawah
Berita Terkini
NHM Peduli Dampingi...
NHM Peduli Dampingi Pasien Jantung Rematik Asal Lingkar Tambang Hingga Sukses Jalani Operasi di Jakarta
Prabowo Prediksi Indonesia...
Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Biaya Medis Meningkat,...
Biaya Medis Meningkat, Allianz Ajak Pahami Pentingnya Perlindungan Kesehatan
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved