Diskon Tiket Pesawat ke Daerah Bencana Sumatera Sedang Dikaji
Jum'at, 12 Desember 2025 - 07:59 WIB
loading...
Pemerintah sedang mengkaji upaya pemberian diskon tiket pesawat khususnya untuk rute-rute ke daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah sedang mengkaji upaya pemberian diskon tiket pesawat khususnya untuk rute-rute ke daerah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera. Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Achmad Setiyo Prabowo menjelaskan, setidaknya ada 3 Bandara yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) dan berpotensi paling mudah untuk mengatur pemberian diskon tiket pesawat melalui potongan pungutan jasa kebandarudaraan.
Ketiga Bandara yang dikelola Kemenhub itu meliputi Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing (FLZ) di Sibolga, Sumatera Utara, Bandar Udara Rembele di Takengon Aceh, dan Bandar Udara Malikus Saleh di Aceh. Bandara ini menjadi akses terdekat dengan wilayah terdampak bencana .
Baca Juga: 4 Rincian Diskon Tiket Transportasi Nasional saat Libur Nataru 2025/2026
Setiyo menambahkan, ketiga bandara tersebut akan disulakan untuk pemangkasan beban biaya parkir, pungutan pajak yang sebelumnya menjadi PNBP, dan pungutan lain jasa kebandarudaraan lainnya. Sehingga pengurangan pungutan itu diharapkan mampu menekan harga tiket pesawat.
"Memang belum ada surat resmi dari kami, tetapi dari 3 bandara itu kan pengenaan tarifnya berdasarkan pada PNBP. Kalau PNBP dalam kondisi tertentu kan bisa lah. Jadi ke depan kita akan pertimbangkan untuk memberikan itu. Kami akan coba melapor ke pimpinan dulu untuk memberikan policy seperti itu," ujarnya dalam Media Gathering Angkasa Pura, Kamis (11/12).
Ia menambahkan, saat ini memang Kementerian Perhubungan juga belum melakukan pengenaan tarif untuk di 3 bandara tersebut semenjak bencana menimpa daerah tersebut sejak awal Desember lalu.
Setiyo mengaku hingga saat ini memang belum ada pemberian insentif khusus ke daerah bencana untuk maskapai atau penerbangan reguler. Namun ia mengimbau kepada maskapai untuk tidak menaikan harga tiket pesawat untuk rute-rute ke daerah bencana ataupun keluar daerah yang terdampak.
Baca Juga: Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket Pesawat untuk Periode Nataru, Segini Besarannya
Menurutnya, masyarakat di sekitar daerah terdampak itu juga saat ini ada yang memerlukan maskapai untuk melakukan pengungsian ke tempat yang lebih aman.
"Insentif secara resmi tidak ada, tapi sudah mengimbau melalui surat pak Dirjen, agar pesawat yang melayani rute ke daerah terdampak bencana, itu tetap menggunakan harga tiket normal jadi jangan dinaikan lah," pungkasnya.
Ketiga Bandara yang dikelola Kemenhub itu meliputi Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing (FLZ) di Sibolga, Sumatera Utara, Bandar Udara Rembele di Takengon Aceh, dan Bandar Udara Malikus Saleh di Aceh. Bandara ini menjadi akses terdekat dengan wilayah terdampak bencana .
Baca Juga: 4 Rincian Diskon Tiket Transportasi Nasional saat Libur Nataru 2025/2026
Setiyo menambahkan, ketiga bandara tersebut akan disulakan untuk pemangkasan beban biaya parkir, pungutan pajak yang sebelumnya menjadi PNBP, dan pungutan lain jasa kebandarudaraan lainnya. Sehingga pengurangan pungutan itu diharapkan mampu menekan harga tiket pesawat.
"Memang belum ada surat resmi dari kami, tetapi dari 3 bandara itu kan pengenaan tarifnya berdasarkan pada PNBP. Kalau PNBP dalam kondisi tertentu kan bisa lah. Jadi ke depan kita akan pertimbangkan untuk memberikan itu. Kami akan coba melapor ke pimpinan dulu untuk memberikan policy seperti itu," ujarnya dalam Media Gathering Angkasa Pura, Kamis (11/12).
Ia menambahkan, saat ini memang Kementerian Perhubungan juga belum melakukan pengenaan tarif untuk di 3 bandara tersebut semenjak bencana menimpa daerah tersebut sejak awal Desember lalu.
Setiyo mengaku hingga saat ini memang belum ada pemberian insentif khusus ke daerah bencana untuk maskapai atau penerbangan reguler. Namun ia mengimbau kepada maskapai untuk tidak menaikan harga tiket pesawat untuk rute-rute ke daerah bencana ataupun keluar daerah yang terdampak.
Baca Juga: Garuda Indonesia Tebar Diskon Tiket Pesawat untuk Periode Nataru, Segini Besarannya
Menurutnya, masyarakat di sekitar daerah terdampak itu juga saat ini ada yang memerlukan maskapai untuk melakukan pengungsian ke tempat yang lebih aman.
"Insentif secara resmi tidak ada, tapi sudah mengimbau melalui surat pak Dirjen, agar pesawat yang melayani rute ke daerah terdampak bencana, itu tetap menggunakan harga tiket normal jadi jangan dinaikan lah," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :