Bea Cukai Punya Pengawas Impor Canggih Trade AI, Purbaya: 2 Minggu Digebukin Keluar Hasilnya

Jum'at, 12 Desember 2025 - 16:27 WIB
loading...
Bea Cukai Punya Pengawas...
Menkeu Purbaya mengatakan, sistem baru berbasis kecerdasan artifisial ini digadang-gadang menjadi alat pengawasan impor paling canggih yang pernah dimiliki Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyaksikan langsung peluncuran teknologi Trade AI oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/12/2025). Menkeu Purbaya mengatakan, sistem baru berbasis artificial intelligence (AI) ini digadang-gadang menjadi alat pengawasan impor paling canggih yang pernah dimiliki Indonesia.

Trade AI dirancang untuk memperkuat pengawasan terhadap praktik manipulasi nilai impor yang kerap menjadi celah pelanggaran. "Trade AI bisa mendeteksi under-invoicing, over-invoicing, hingga potensi pencucian uang," ujarnya.

Sistem ini bekerja dengan menganalisis nilai pabean, klasifikasi barang, hingga verifikasi dokumen. Seluruh proses terintegrasi dengan CEISA 4.0, sehingga menghasilkan deteksi risiko yang lebih tajam, akurat, dan cepat.

Baca Juga: Bea Cukai Resmikan Pemindai Peti Kemas dan Kenalkan Aplikasi Kepabeanan Berbasis AI

Ia mengungkapkan, bahwa Trade AI baru dikembangkan dalam lima minggu terakhir, namun telah menunjukkan performa yang meyakinkan. Menurutnya, proses pemeriksaan manual sebelumnya sangat memakan waktu karena belum menggunakan teknologi.

"Saat saya ke Cikarang, petugas Bea Cukai memeriksa dokumen satu per satu. Sehari hanya bisa 10-14 PIB (Pemberitahuan Impor Barang). Lambat sekali," ujarnya.



Dengan Trade AI, proses tersebut dipercepat secara drastis. Sistem dapat menghitung nilai pabean secara otomatis, termasuk memverifikasi kesesuaian harga barang.

"Kalau dulu saya harus cek harga barang manual, membandingkan dengan marketplace dalam dan luar negeri, sekarang Trade AI melakukan itu otomatis. Begitu barang masuk, langsung dicek harganya dan dibandingkan dengan pasar," kata Purbaya.

Baca Juga: Optimalisasi Operasional Pelabuhan Tanjung Priok dengan Alat Pemindai Peti Kemas

Menkeu Purbaya juga menilai teknologi ini akan menekan praktik under-invoicing dan mempersempit ruang pelanggaran dalam proses impor. Purbaya juga menyoroti kinerja tim pengembang Bea Cukai yang dinilai bekerja jauh lebih cepat dari perkiraan.

"Rupanya orang Bea Cukai pintar-pintar, hanya tinggal digebukin aja. Dua minggu digebukin langsung keluar hasilnya. Saya sempat tidak percaya, saya pikir teknologinya beli dari luar. Ternyata mereka bikin sendiri, jadi orang kita cukup pintar," ujarnya setengah berseloroh.

Purbaya menegaskan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari percepatan transformasi digital di Bea Cukai untuk meningkatkan integritas, efisiensi, dan kemampuan deteksi terhadap berbagai bentuk pelanggaran impor. Dengan hadirnya Trade AI, pemerintah berharap pengawasan pabean semakin modern dan mampu menutup celah-celah penyimpangan yang selama ini sulit diawasi secara manual.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Dari Lahir, Burung Merpati...
Dari Lahir, Burung Merpati Punya Kemampuan Setara AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved