Modernland Realty Bukukan Peningkatan Laba Usaha Jadi Rp731,61 Miliar
Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:14 WIB
loading...
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencatatkan kinerja operasional yang solid hingga kuartal III-2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mencatatkan kinerja operasional yang solid hingga kuartal III-2025. Perseroan membukukan laba usaha sebesar Rp731,61 miliar, melonjak 834,13% dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp78,32 miliar.
Direktur Modernland Realty, Fetrizal Bobby Heryunda, menjelaskan lonjakan laba usaha itu terutama didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen kawasan industri. Secara keseluruhan, perseroan berhasil membalikkan kerugian menjadi keuntungan dengan laba bersih Rp444,60 miliar.
Di sisi pendapatan, MDLN mencatatkan angka Rp703,43 miliar hingga September 2025, turun tipis 1,24% secara tahunan. Namun, kinerja penjualan pemasaran (marketing sales) cukup kuat, mencapai Rp1,32 triliun atau setara 71% dari target non-bulk sales tahun ini.
"Kontribusi terbesar berasal dari Jakarta Garden City, diikuti oleh Kota Modern dan Modernland Cilejit," ujar Direktur Modernland Realty, Sami Veikko Tapio Miettinen, dalam Public Expose 2025, Jumat (12/12).
Baca Juga: Arus Deras Investasi China, KEK Batang Digadang-gadang Jadi Primadona Industri Nasional
Marketing sales menunjukkan akselerasi kuat dengan tumbuh 93% menjadi Rp264 miliar dibanding kuartal sebelumnya. Perseroan baru saja meresmikan pembangunan Cluster Florence Village di Jakarta Garden City dan meluncurkan tipe baru di Waterfront Residence, Kota Modern.
Sementara, segmen kawasan industri menjadi penyumbang utama pertumbuhan. Direktur Modernland Realty, Pascall Wilson, melaporkan net sales di ModernCikande mencapai Rp575 miliar, naik 629% secara tahunan.
"Pertumbuhan terutama berasal dari permintaan sektor Machinery & Equipment, Textile & Garment, dan Pharmaceutical, dengan mayoritas tenant berasal dari Tiongkok," jelas Pascall. Saat ini, kawasan industri tersebut memiliki lebih dari 300 tenant aktif.
Baca Juga: MUFG dan Danantara Dorong Kolaborasi Investasi Strategis Jepang–Indonesia
Ke depan, MDLN akan terus memperluas pengembangan kawasan industri dengan konsep smart-eco industrial park dan berfokus pada industri teknologi tinggi serta halal. Perseroan juga tetap berkomitmen menghadirkan produk properti yang relevan dengan kebutuhan pasar dan menerapkan prinsip keberlanjutan.
"Kami terus meningkatkan efisiensi operasional dan mempertahankan fokus pada segmen pasar strategis, sehingga tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis," pungkas Direktur Utama Modernland Realty, William Honoris.
Direktur Modernland Realty, Fetrizal Bobby Heryunda, menjelaskan lonjakan laba usaha itu terutama didorong oleh pertumbuhan signifikan pada segmen kawasan industri. Secara keseluruhan, perseroan berhasil membalikkan kerugian menjadi keuntungan dengan laba bersih Rp444,60 miliar.
Di sisi pendapatan, MDLN mencatatkan angka Rp703,43 miliar hingga September 2025, turun tipis 1,24% secara tahunan. Namun, kinerja penjualan pemasaran (marketing sales) cukup kuat, mencapai Rp1,32 triliun atau setara 71% dari target non-bulk sales tahun ini.
"Kontribusi terbesar berasal dari Jakarta Garden City, diikuti oleh Kota Modern dan Modernland Cilejit," ujar Direktur Modernland Realty, Sami Veikko Tapio Miettinen, dalam Public Expose 2025, Jumat (12/12).
Baca Juga: Arus Deras Investasi China, KEK Batang Digadang-gadang Jadi Primadona Industri Nasional
Marketing sales menunjukkan akselerasi kuat dengan tumbuh 93% menjadi Rp264 miliar dibanding kuartal sebelumnya. Perseroan baru saja meresmikan pembangunan Cluster Florence Village di Jakarta Garden City dan meluncurkan tipe baru di Waterfront Residence, Kota Modern.
Sementara, segmen kawasan industri menjadi penyumbang utama pertumbuhan. Direktur Modernland Realty, Pascall Wilson, melaporkan net sales di ModernCikande mencapai Rp575 miliar, naik 629% secara tahunan.
"Pertumbuhan terutama berasal dari permintaan sektor Machinery & Equipment, Textile & Garment, dan Pharmaceutical, dengan mayoritas tenant berasal dari Tiongkok," jelas Pascall. Saat ini, kawasan industri tersebut memiliki lebih dari 300 tenant aktif.
Baca Juga: MUFG dan Danantara Dorong Kolaborasi Investasi Strategis Jepang–Indonesia
Ke depan, MDLN akan terus memperluas pengembangan kawasan industri dengan konsep smart-eco industrial park dan berfokus pada industri teknologi tinggi serta halal. Perseroan juga tetap berkomitmen menghadirkan produk properti yang relevan dengan kebutuhan pasar dan menerapkan prinsip keberlanjutan.
"Kami terus meningkatkan efisiensi operasional dan mempertahankan fokus pada segmen pasar strategis, sehingga tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan bisnis," pungkas Direktur Utama Modernland Realty, William Honoris.
(nng)
Lihat Juga :