Purbaya Puji Kinerja Perbaikan Bea Cukai: Sangat Signifikan
Minggu, 14 Desember 2025 - 17:15 WIB
loading...
Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) menunjukkan komitmen perbaikan, setelah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ancam pembekuan instansi dan merumahkan seluruh pegawai. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan akhirnya menunjukkan komitmen perbaikan. Hal ini muncul setelah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ancam pembekuan instansi dan merumahkan seluruh pegawai.
Komitmen ini ditunjukkan dengan peluncuran alat pemindai peti kemas dan layanan digital berbasis Artificial Intelligence (AI). "Itu komitmen Bea Cukai dan Kementerian Keuangan. Karena ada ancaman juga, kalau belum bisa beres, awas. Tapi mereka sedang melakukan perbaikan dengan signifikan," kata Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12).
Baca Juga: Bea Cukai Punya Pengawas Impor Canggih Trade AI, Purbaya: 2 Minggu Digebukin Keluar Hasilnya
Purbaya juga melontarkan kepiawaian Bea Cukai untuk menciptakan sistem dalam waktu singkat. Dia meyakini layanan tersebut akan memudahkan masyarakat.
"Ini 2 minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih. Saya tadinya hampir gak percaya, saya pikir dia boleh," jelasnya.
"Mereka pikir sendiri, jadi orang kita cukup pintar," tegas Purbaya.
Layanan kepabeanan ke depan, kata Purbaya menjadi lebih adaptif, berbasis data dan siap hadapi modus kejahatan perdagangan internasional. "Dengan pemindai baru, dengan SSR Mobile, dengan Trade AI, pengawasan kepabeanan kita menjadi naik kelas," terangnya.
Baca Juga: Awasi Bea Cukai, Purbaya Bakal Sering Sambangi Pelabuhan
Perbaikan ini, lanjut Purbaya diharapkan terus dilakukan sehingga DJBC dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. "Saya harapkan nanti Maret tahun depan gambaran Bea Cukai akan jauh berbeda dengan yang kemarin-kemarin," tegasnya.
Komitmen ini ditunjukkan dengan peluncuran alat pemindai peti kemas dan layanan digital berbasis Artificial Intelligence (AI). "Itu komitmen Bea Cukai dan Kementerian Keuangan. Karena ada ancaman juga, kalau belum bisa beres, awas. Tapi mereka sedang melakukan perbaikan dengan signifikan," kata Purbaya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12).
Baca Juga: Bea Cukai Punya Pengawas Impor Canggih Trade AI, Purbaya: 2 Minggu Digebukin Keluar Hasilnya
Purbaya juga melontarkan kepiawaian Bea Cukai untuk menciptakan sistem dalam waktu singkat. Dia meyakini layanan tersebut akan memudahkan masyarakat.
"Ini 2 minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih. Saya tadinya hampir gak percaya, saya pikir dia boleh," jelasnya.
"Mereka pikir sendiri, jadi orang kita cukup pintar," tegas Purbaya.
Layanan kepabeanan ke depan, kata Purbaya menjadi lebih adaptif, berbasis data dan siap hadapi modus kejahatan perdagangan internasional. "Dengan pemindai baru, dengan SSR Mobile, dengan Trade AI, pengawasan kepabeanan kita menjadi naik kelas," terangnya.
Baca Juga: Awasi Bea Cukai, Purbaya Bakal Sering Sambangi Pelabuhan
Perbaikan ini, lanjut Purbaya diharapkan terus dilakukan sehingga DJBC dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. "Saya harapkan nanti Maret tahun depan gambaran Bea Cukai akan jauh berbeda dengan yang kemarin-kemarin," tegasnya.
(akr)
Lihat Juga :