Efek Bencana Sumatera, Ekonom Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tertahan 0,32%
Senin, 15 Desember 2025 - 17:41 WIB
loading...
A
A
A
David memperkirakan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2025 akan berada di bawah target pemerintah sebesar 5,4%, dan hanya akan mencapai level 5% hingga 5,1%. Baca Juga: Banjir Besar Sumatera: Saat 'Untung Cepat' Menjadi Bencana
“Dengan bencana ini mungkin akan ada sedikit ada pengaruh ya, pasti akan pengaruh. Secara nasional mungkin jadi lebih sedikit, karena agregat ada beberapa daerah yang juga lagi meningkat. Jadi saya pikir masih bisa lah 5-5,1 persen, tapi nggak mungkin 6 persen," jelas David.
Berdasarkan data internal tim riset ekonomi BCA, bencana alam di Sumatera memiliki dampak besar terhadap belanja masyarakat. Secara nasional, dengan asumsi belanja masyarakat terpuruk hingga Desember 2025, efek bencana berpotensi menurunkan konsumsi sebesar 0,31% atau setara Rp18,58 triliun.
Rincian proyeksi penurunan belanja masyarakat di tiga provinsi terdampak sebagai berikut:
• Sumatera Utara: Belanja masyarakat diperkirakan turun 22,31% (setara Rp11,8 triliun).
• Sumatera Barat: Belanja masyarakat diproyeksikan turun 25,53% (setara Rp3,8 triliun).
• Aceh: Belanja masyarakat diperkirakan turun 23,92% (setara Rp2,8 triliun).
“Dengan bencana ini mungkin akan ada sedikit ada pengaruh ya, pasti akan pengaruh. Secara nasional mungkin jadi lebih sedikit, karena agregat ada beberapa daerah yang juga lagi meningkat. Jadi saya pikir masih bisa lah 5-5,1 persen, tapi nggak mungkin 6 persen," jelas David.
Berdasarkan data internal tim riset ekonomi BCA, bencana alam di Sumatera memiliki dampak besar terhadap belanja masyarakat. Secara nasional, dengan asumsi belanja masyarakat terpuruk hingga Desember 2025, efek bencana berpotensi menurunkan konsumsi sebesar 0,31% atau setara Rp18,58 triliun.
Rincian proyeksi penurunan belanja masyarakat di tiga provinsi terdampak sebagai berikut:
• Sumatera Utara: Belanja masyarakat diperkirakan turun 22,31% (setara Rp11,8 triliun).
• Sumatera Barat: Belanja masyarakat diproyeksikan turun 25,53% (setara Rp3,8 triliun).
• Aceh: Belanja masyarakat diperkirakan turun 23,92% (setara Rp2,8 triliun).
(akr)
Lihat Juga :