Pemerintah Bakal Bangun Rumah Baru buat Korban Banjir Sumatera, Kapan Dibangun?

Senin, 15 Desember 2025 - 20:42 WIB
loading...
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah menyiapkan rencana pembangunan rumah baru bagi korban bencana banjir Aceh dan Sumatera, meskipun saat ini penanganan masih berada pada tahap tanggap darurat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah mulai menyiapkan rencana pembangunan rumah baru bagi korbanbencana di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera, meskipun saat ini penanganan masih berada pada tahap tanggap darurat. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau yang biasa disapa Ara mengatakan, langkah ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk bergerak cepat membantu pemulihan warga terdampak.

Meski belum memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, Kementerian PKP telah melakukan survei awal untuk mempercepat proses pembangunan hunian baru buat korban banjir Sumatera . Survei dilakukan bersama TNI, Polri, BNPB, serta pemerintah daerah di 30 lokasi di Aceh yang dinilai memungkinkan untuk segera ditindaklanjuti.

"Ini sebenarnya masih tahapan sekarang, masa tanggap darurat, Pak. Jadi kami sudah melakukan survei dibantu teman-teman dari TNI, Polri, BNPB, Pemda," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Baca Juga: Jumlah Rumah Terdampak Banjir Sumatera Tembus 139 Ribu, Rusak Berat hingga Hanyut

Lokasi tersebut tersebar di sejumlah daerah, antara lain Aceh Barat sebanyak delapan lokasi, Aceh Selatan tiga lokasi, Aceh Tamiang delapan lokasi, Aceh Utara dua lokasi, Bireuen, Nagan Raya, Pidie, Pidie Jaya masing-masing satu lokasi, Langsa dua lokasi, Lhokseumawe dua lokasi, serta Kota Subulussalam satu lokasi.



Kemudian di Sumatera Utara, survei juga telah dilakukan di beberapa daerah seperti Kota Sibolga sebanyak dua lokasi, Tapanuli Utara dua lokasi, Tapanuli Tengah lima lokasi, serta Tapanuli Selatan empat lokasi.

Sementara di Sumatera Barat, terdapat delapan lokasi yang telah disurvei, masing-masing di Kota Padang tiga lokasi, Tanah Datar satu lokasi, Padang Panjang satu lokasi, Kabupaten Agam dua lokasi, dan Pesisir Selatan satu lokasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Kontribusi BRI untuk...
Kontribusi BRI untuk Program Rumah Subsidi Tembus Rp9,2 Triliun, Kuasai 54% Pasar Nasional
Hercules Cs Gugat KAI...
Hercules Cs Gugat KAI Soal Sengketa Lahan di Tanah Abang, Menteri Ara Respons Santai
Beli Rumah Pertama di...
Beli Rumah Pertama di Jakarta, BPHTB Bisa Dikurangi hingga 50%
Kunjungi HWB Purwakarta,...
Kunjungi HWB Purwakarta, Menteri Ara: Ini Terobosan yang Sangat Penting
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
BNPB Bangun 238 Huntap...
BNPB Bangun 238 Huntap bagi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
Rekomendasi
Ditransfer Ruben Onsu...
Ditransfer Ruben Onsu Rp75 Juta, Sarwendah Dikabarkan Protes
Mau Beli iCAR V23? Jangan...
Mau Beli iCAR V23? Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Varian X RWD, Y RWD, dan ZiWD
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Berita Terkini
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved