Gabung Koalisi Belgia, Italia Tolak Uni Eropa Bekukan Aset Rusia

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:20 WIB
loading...
Gabung Koalisi Belgia,...
Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni. FOTO/hungarianconservative.com
A A A
JAKARTA - Italia bergabung dengan Belgia, Bulgaria, dan Malta menentang rencana Komisi Eropa untuk memanfaatkan sekitar 210 miliar euro aset Rusia yang dibekukan sebagai jaminan pinjaman bagi Ukraina. Penolakan ini berpotensi menyulitkan upaya penggalangan dana bagi Kyiv menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Eropa di Brussels pada 18–19 Desember.

Keempat negara tersebut mendorong Uni Eropa mencari skema pembiayaan alternatif dengan menimbang risiko hukum serta kemungkinan pembalasan dari Rusia. Isu ini mengemuka ketika para pemimpin Eropa bersiap memfinalisasi strategi dukungan militer dan sipil Uni Eropa untuk Ukraina pada 2026 dan 2027.



Belgia berada di garis depan penentangan karena menyimpan sekitar 185 miliar euro aset Rusia yang dibekukan melalui lembaga kliring keuangan Euroclear di Brussels. Perdana Menteri Belgia Bart De Wever menyebut rencana Komisi Eropa sebagai langkah yang terlalu berisiko dan dapat membuka peluang gugatan hukum dari Rusia, yang berujung pada kewajiban ganti rugi.

Baca Juga: Moskow: Uni Eropa Mengakses Aset Rusia Adalah Pencurian, Apa Pun Framingnya!
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved