Gabung Koalisi Belgia, Italia Tolak Uni Eropa Bekukan Aset Rusia

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:20 WIB
loading...
A A A
Perdana Menteri Hungaria Viktor Orbán mengecam kebijakan tersebut dan menilai keputusan Komisi Eropa melanggar hukum Uni Eropa. Ia menuding lembaga eksekutif Uni Eropa mengabaikan supremasi hukum demi tujuan politik, sebuah tudingan yang memperlebar perbedaan pandangan di internal blok tersebut.

Meski menolak penggunaan aset Rusia sebagai jaminan pinjaman, Italia, Belgia, Bulgaria, dan Malta menyatakan tetap mendukung pembekuan aset tersebut demi menjaga kesatuan Uni Eropa. Namun, dalam pernyataan bersama, mereka menegaskan bahwa keputusan terkait pemanfaatan aset harus diambil di tingkat para pemimpin negara.

Kekhawatiran hukum kian menguat setelah Bank Sentral Rusia mengajukan gugatan terhadap Euroclear di Moskow pada 12 Desember, menuntut kompensasi sekitar USD230 miliar. Belgia khawatir jika Rusia memenangkan gugatan, negara itu dapat menanggung beban finansial besar, sehingga meminta jaminan pembagian risiko dari negara anggota lain. Jerman dilaporkan menyatakan kesiapan menanggung sekitar seperempat dari jaminan yang dibutuhkan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Rekomendasi
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Infografis
Empat Indikator Uni...
Empat Indikator Uni Eropa Bersiap untuk Perang Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved