Dukung Pemberdayaan UMKM, Pasar Modern Kota Podomoro Mulai Dibangun
Selasa, 16 Desember 2025 - 20:21 WIB
loading...
Agung Podomoro Group melalui PT Mitra Abadi Utama memulai pembangunan Pasar Modern Kota Podomoro Tenjo, fasilitas terbaru untuk memperkuat ekosistem hunian sekaligus mendorong aktivitas ekonomi. Foto/Dok
A
A
A
BOGOR - Agung Podomoro Group melalui PT Mitra Abadi Utama secara resmi memulai pembangunan Pasar Modern Kota Podomoro Tenjo, fasilitas terbaru yang dihadirkan untuk memperkuat ekosistem hunian sekaligus mendorong aktivitas ekonomi di kawasan Kota Podomoro Tenjo. Berlokasi di sebelah Marketing Gallery dan Club House, serta dekat dengan kluster Angsana dan Damar, pasar modern ini menjadi bagian penting dari pengembangan kota mandiri yang terus bergerak maju.
Direktur Utama PT Mitra Abadi Utama (Kota Podomoro Tenjo), Noer Indradjaja menyebut bahwa pembangunan pasar modern ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kota tumbuh secara berkelanjutan. Menurutnya fasilitas kota merupakan fondasi penting untuk menghadirkan aktivitas yang hidup dan dinamis bagi para penghuni.
“Kehadiranya agar penghuni memiliki akses mudah terhadap kebutuhan sehari-hari dalam lingkungan yang higienis, modern, dan tertata,” ujar Noer Indradjaja pada Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Kolaborasi Agung Podomoro dan Perbankan Dorong Pertumbuhan Properti Nasional
Pasar modern ini dibangun di atas lahan seluas 4.302 meter persegi dengan luas bangunan 1.447 meter persegi. Fasilitas ini ditargetkan dapat mulai digunakan pada Kuartal III tahun depan. Setelah rampung, pasar ini akan menampung sekitar 100 pedagang, terdiri dari 60 unit los dan 37 unit kios, yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM dari wilayah Tenjo dan Tigaraksa.
Kehadiran mereka di pasar modern ini diharapkan menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang dalam lingkungan usaha yang lebih tertata dan higienis.
Noer Indradjaja mengungkapkan, bahwa kurasi pedagang dan kategori dagangan difokuskan pada kebutuhan harian penghuni. Diharapkan dengan fasilitas yang lebih baik dan lingkungan yang lebih higienis, para pedagang dapat merasakan peningkatan kualitas usaha mereka dan memiliki peluang untuk berkembang.
“Kami memastikan ketersediaan ragam kebutuhan dasar seperti sembako, sayuran, daging, telur, dan kebutuhan dapur lainnya. Dengan begitu, penghuni dapat memenuhi seluruh kebutuhan pokok tanpa harus keluar dari kawasan,” ungkapnya.
Hingga saat ini, hampir 5.000 unit hunian di Kota Podomoro Tenjo telah diserahterimakan kepada konsumen. Hadirnya pasar modern diprediksi menjadi pendorong meningkatnya jumlah penghuni yang mulai menempati unit mereka.
Dengan bertambahnya fasilitas dan meningkatnya aktivitas keseharian di kawasan, Kota Podomoro Tenjo diharapkan semakin hidup dan berkembang. Baca Juga: Agung Podomoro Land Gandeng BRI Life Tingkatkan Kesehatan Pekerja
“Saat fasilitas kota semakin lengkap, aktivitas warga akan tumbuh dengan sendirinya. Kondisi ini akan berdampak positif pada nilai kawasan, termasuk nilai investasi properti yang dimiliki konsumen,” tambah Noer Indradjaja.
Pembangunan pasar modern ini melengkapi fasilitas skala kota yang lebih dulu hadir, seperti Flyover Soebianto, Club House, Masjid Agung, sekolah, Podomoro Food Center, Alfamidi, Indomaret Point, Water Treatment Plant (PDAM), serta Grand Transit Oriented Development (TOD) yang mendukung konektivitas penghuni dengan transportasi publik.
Rangkaian pembangunan fasilitas tersebut mencerminkan komitmen Agung Podomoro Group dalam menciptakan kawasan hunian yang bukan hanya lengkap, tetapi juga berkembang dalam jangka panjang.
Direktur Utama PT Mitra Abadi Utama (Kota Podomoro Tenjo), Noer Indradjaja menyebut bahwa pembangunan pasar modern ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kota tumbuh secara berkelanjutan. Menurutnya fasilitas kota merupakan fondasi penting untuk menghadirkan aktivitas yang hidup dan dinamis bagi para penghuni.
“Kehadiranya agar penghuni memiliki akses mudah terhadap kebutuhan sehari-hari dalam lingkungan yang higienis, modern, dan tertata,” ujar Noer Indradjaja pada Selasa (16/12/2025).
Baca Juga: Kolaborasi Agung Podomoro dan Perbankan Dorong Pertumbuhan Properti Nasional
Pasar modern ini dibangun di atas lahan seluas 4.302 meter persegi dengan luas bangunan 1.447 meter persegi. Fasilitas ini ditargetkan dapat mulai digunakan pada Kuartal III tahun depan. Setelah rampung, pasar ini akan menampung sekitar 100 pedagang, terdiri dari 60 unit los dan 37 unit kios, yang sebagian besar merupakan pelaku UMKM dari wilayah Tenjo dan Tigaraksa.
Kehadiran mereka di pasar modern ini diharapkan menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang dalam lingkungan usaha yang lebih tertata dan higienis.
Noer Indradjaja mengungkapkan, bahwa kurasi pedagang dan kategori dagangan difokuskan pada kebutuhan harian penghuni. Diharapkan dengan fasilitas yang lebih baik dan lingkungan yang lebih higienis, para pedagang dapat merasakan peningkatan kualitas usaha mereka dan memiliki peluang untuk berkembang.
“Kami memastikan ketersediaan ragam kebutuhan dasar seperti sembako, sayuran, daging, telur, dan kebutuhan dapur lainnya. Dengan begitu, penghuni dapat memenuhi seluruh kebutuhan pokok tanpa harus keluar dari kawasan,” ungkapnya.
Hingga saat ini, hampir 5.000 unit hunian di Kota Podomoro Tenjo telah diserahterimakan kepada konsumen. Hadirnya pasar modern diprediksi menjadi pendorong meningkatnya jumlah penghuni yang mulai menempati unit mereka.
Dengan bertambahnya fasilitas dan meningkatnya aktivitas keseharian di kawasan, Kota Podomoro Tenjo diharapkan semakin hidup dan berkembang. Baca Juga: Agung Podomoro Land Gandeng BRI Life Tingkatkan Kesehatan Pekerja
“Saat fasilitas kota semakin lengkap, aktivitas warga akan tumbuh dengan sendirinya. Kondisi ini akan berdampak positif pada nilai kawasan, termasuk nilai investasi properti yang dimiliki konsumen,” tambah Noer Indradjaja.
Pembangunan pasar modern ini melengkapi fasilitas skala kota yang lebih dulu hadir, seperti Flyover Soebianto, Club House, Masjid Agung, sekolah, Podomoro Food Center, Alfamidi, Indomaret Point, Water Treatment Plant (PDAM), serta Grand Transit Oriented Development (TOD) yang mendukung konektivitas penghuni dengan transportasi publik.
Rangkaian pembangunan fasilitas tersebut mencerminkan komitmen Agung Podomoro Group dalam menciptakan kawasan hunian yang bukan hanya lengkap, tetapi juga berkembang dalam jangka panjang.
(akr)
Lihat Juga :