Catcrs Tawarkan Infrastruktur Kripto yang Patuh dan Dapat Diaudit
Rabu, 17 Desember 2025 - 12:05 WIB
loading...
Keamanan dan legalitas menjadi pertimbangan utama investor saat memasuki pasar aset kripto. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Keamanan dan legalitas menjadi pertimbangan utama investor saat memasuki pasar aset kripto. Catcrs Exchange menegaskan posisinya sebagai platform yang mengedepankan kepatuhan regulasi dan perlindungan dana, dengan membangun infrastruktur perdagangan dan kustodian yang dirancang untuk investor pemula hingga profesional.
Sebagai pembeda utama, Catcrs telah terdaftar sebagai Money Services Business (MSB) di Amerika Serikat dan secara berkala memperpanjang kepatuhan tersebut. Status ini menempatkan Catcrs di bawah kerangka Bank Secrecy Act/Anti-Money Laundering (BSA/AML), yang mewajibkan penerapan know your customer (KYC), pelaporan transaksi mencurigakan, serta pencatatan aktivitas secara berkelanjutan untuk mencegah praktik ilegal.
Baca Juga: Runtuhnya Raja Kripto: Do Kwon Divonis 15 Tahun Penjara Usai Lenyapkan Rp 640 Triliun Uang Investor
Dari sisi perlindungan dana ritel, Catcrs menerapkan standar keamanan berlapis. Mulai dari autentikasi dua faktor (2FA), sistem deteksi aktivitas tidak wajar untuk memblokir login atau penarikan abnormal, hingga withdrawal whitelist yang membatasi alamat tujuan penarikan. Untuk nominal besar, tersedia fitur penundaan penarikan agar pengguna memiliki waktu verifikasi tambahan.
Sebagai pembeda utama, Catcrs telah terdaftar sebagai Money Services Business (MSB) di Amerika Serikat dan secara berkala memperpanjang kepatuhan tersebut. Status ini menempatkan Catcrs di bawah kerangka Bank Secrecy Act/Anti-Money Laundering (BSA/AML), yang mewajibkan penerapan know your customer (KYC), pelaporan transaksi mencurigakan, serta pencatatan aktivitas secara berkelanjutan untuk mencegah praktik ilegal.
Baca Juga: Runtuhnya Raja Kripto: Do Kwon Divonis 15 Tahun Penjara Usai Lenyapkan Rp 640 Triliun Uang Investor
Dari sisi perlindungan dana ritel, Catcrs menerapkan standar keamanan berlapis. Mulai dari autentikasi dua faktor (2FA), sistem deteksi aktivitas tidak wajar untuk memblokir login atau penarikan abnormal, hingga withdrawal whitelist yang membatasi alamat tujuan penarikan. Untuk nominal besar, tersedia fitur penundaan penarikan agar pengguna memiliki waktu verifikasi tambahan.
Lihat Juga :