BI Sebut Rupiah Stabil di Level Rp16.685 per USD, Begini Jurusnya

Rabu, 17 Desember 2025 - 18:41 WIB
loading...
BI Sebut Rupiah Stabil...
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, posisi Rupiah saat ini masih selaras dengan fundamental ekonomi nasional dan pergerakan mata uang negara mitra dagang. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan nilai tukar Rupiah tetap terkendali meski di tengah dinamika pasar global yang fluktuatif. Stabilitas ini didukung oleh kebijakan intervensi yang kuat dari bank sentral serta meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen keuangan domestik.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, posisi Rupiah saat ini masih selaras dengan fundamental ekonomi nasional dan pergerakan mata uang negara mitra dagang. Baca Juga: Kurs Rupiah Tak Berdaya di Posisi Rp16.751/USD, Faktor Eksternal Jadi Biang Keroknya

“Nilai tukar Rupiah pada 16 Desember 2025 tercatat sebesar Rp16.685 per dolar AS, relatif stabil bila dibandingkan dengan level akhir November 2025,” ujar Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (17/12/2025).

Perry menjelaskan, bahwa terkendalinya nilai tukar Rupiah merupakan hasil dari langkah stabilisasi proaktif yang dilakukan BI melalui berbagai instrumen pasar. Intervensi Pasar NDF dilakukan baik di pasar luar negeri (off-shore) maupun di dalam negeri (Domestic Non-Deliverable Forward atau DNDF.

Intervensi langsung pada pasar tunai untuk menjaga ketersediaan likuiditas. Kemudian pembelian Surat Berharga Negara (SBN) untuk menjaga stabilitas imbal hasil.



Adanya inflows pada pasar saham serta instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Selain intervensi bank sentral, pasokan valuta asing (valas) dari sektor korporasi turut memperkuat otot Rupiah.

Perry menyoroti peningkatan konversi valas ke Rupiah oleh para eksportir, yang dipicu oleh penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA). Baca Juga: Kebijakan Moneter, Rupiah, dan Daya Beli: Stabilitas yang Tak Lagi Cukup

“Tambahan pasokan valas dari korporasi, termasuk dari peningkatan konversi valas ke Rupiah oleh eksportir seiring penerapan penguatan kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), juga mendukung tetap terkendalinya nilai tukar Rupiah,” jelasnya.

Melihat prospek ekonomi Indonesia yang tetap baik dengan inflasi yang rendah dan imbal hasil investasi yang menarik, Bank Indonesia memprakirakan nilai tukar Rupiah akan tetap stabil ke depan.

BI menyatakan, komitmennya untuk terus berada di pasar guna memastikan stabilitas nilai tukar tetap terjaga, yang pada akhirnya akan mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional. Intervensi terukur di pasar NDF, DNDF, pasar spot, serta pembelian SBN di pasar sekunder akan terus menjadi instrumen andalan bank sentral.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar, Baskara Putra Mengeluh Harga Alat Musik Naik
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Rekomendasi
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved