BTN Siapkan Plafon Pembiayaan Rp4,5 Triliun ke Holding Danareksa
Jum'at, 19 Desember 2025 - 10:46 WIB
loading...
Penandatanganan kerja sama strategis antara BTN dan PT Danareksa (Persero) dalam penyediaan layanan perbankan komprehensif. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyiapkan plafon pembiayaan sebesar Rp4,5 triliun untuk mendukung ekspansi bisnis Holding BUMN Danareksa. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis antara BTN dan PT Danareksa (Persero) dalam penyediaan layanan perbankan komprehensif.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Kesepakatan Pendahuluan (Heads of Agreement) yang ditandatangani Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (18/12), disaksikan jajaran direksi dan manajemen kedua belah pihak. Dalam jangka panjang, BTN menargetkan menjadi bank pilihan utama (main operating bank) bagi seluruh anggota holding Danareksa.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kerja sama ini mencerminkan kesiapan BTN menjadi mitra finansial utama bagi holding korporasi berskala besar. "Kerja sama ini menjadi salah satu bukti transformasi BTN menjadi bank modern yang siap memberikan solusi untuk berbagai kebutuhan finansial korporasi dan berkontribusi bagi perekonomian nasional. Kami berharap BTN dapat menjadi bank pilihan utama bagi holding Danareksa dan seluruh anggotanya," ujar Nixon dalam keterangan resmi dikutip Jumat (19/12/2025).
Baca Juga: BTN Resmi Lepas Unit Syariah ke BSN, Nilai Aset Tembus Rp70 Triliun
Dalam kesepakatan tersebut, BTN menyediakan total plafon fasilitas pembiayaan Rp4,5 triliun yang terdiri atas Committed Corporate Line Facility maksimal Rp2 triliun dan Uncommitted Corporate Line Facility maksimal Rp2,5 triliun. Fasilitas ini untuk mendukung pengelolaan keuangan Danareksa secara lebih efisien dan prudent, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Selain pembiayaan, BTN juga menawarkan solusi perbankan terintegrasi bagi ekosistem Danareksa, mulai dari Cash Management System (CMS) melalui platform Bale Korpora, layanan payroll dan kredit konsumer bagi pegawai, hingga dukungan infrastruktur layanan perbankan untuk seluruh anggota holding.
Nixon menambahkan, potensi bisnis dari kolaborasi ini dinilai besar, baik dari sisi pembiayaan maupun dana pihak ketiga (DPK), karena BTN berkomitmen memberikan layanan end-to-end dari level holding hingga karyawan. Menurutnya, hal ini menunjukkan daya saing BTN dalam menyediakan layanan perbankan yang komprehensif dan kompetitif.
Baca Juga: Istana Restui Spin Off, UUS BTN Siap Beroperasi sebagai Bank Umum Syariah
Sementara itu, Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi menyatakan, pengembangan kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan menjadi kunci menarik investasi asing langsung (FDI) serta mendorong pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Ia menilai dukungan pembiayaan dan kemitraan strategis dengan BTN akan memperkuat realisasi visi tersebut.
Kerja sama tersebut dituangkan dalam Kesepakatan Pendahuluan (Heads of Agreement) yang ditandatangani Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dan Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi di Menara 2 BTN, Jakarta, Kamis (18/12), disaksikan jajaran direksi dan manajemen kedua belah pihak. Dalam jangka panjang, BTN menargetkan menjadi bank pilihan utama (main operating bank) bagi seluruh anggota holding Danareksa.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, kerja sama ini mencerminkan kesiapan BTN menjadi mitra finansial utama bagi holding korporasi berskala besar. "Kerja sama ini menjadi salah satu bukti transformasi BTN menjadi bank modern yang siap memberikan solusi untuk berbagai kebutuhan finansial korporasi dan berkontribusi bagi perekonomian nasional. Kami berharap BTN dapat menjadi bank pilihan utama bagi holding Danareksa dan seluruh anggotanya," ujar Nixon dalam keterangan resmi dikutip Jumat (19/12/2025).
Baca Juga: BTN Resmi Lepas Unit Syariah ke BSN, Nilai Aset Tembus Rp70 Triliun
Dalam kesepakatan tersebut, BTN menyediakan total plafon fasilitas pembiayaan Rp4,5 triliun yang terdiri atas Committed Corporate Line Facility maksimal Rp2 triliun dan Uncommitted Corporate Line Facility maksimal Rp2,5 triliun. Fasilitas ini untuk mendukung pengelolaan keuangan Danareksa secara lebih efisien dan prudent, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.
Selain pembiayaan, BTN juga menawarkan solusi perbankan terintegrasi bagi ekosistem Danareksa, mulai dari Cash Management System (CMS) melalui platform Bale Korpora, layanan payroll dan kredit konsumer bagi pegawai, hingga dukungan infrastruktur layanan perbankan untuk seluruh anggota holding.
Nixon menambahkan, potensi bisnis dari kolaborasi ini dinilai besar, baik dari sisi pembiayaan maupun dana pihak ketiga (DPK), karena BTN berkomitmen memberikan layanan end-to-end dari level holding hingga karyawan. Menurutnya, hal ini menunjukkan daya saing BTN dalam menyediakan layanan perbankan yang komprehensif dan kompetitif.
Baca Juga: Istana Restui Spin Off, UUS BTN Siap Beroperasi sebagai Bank Umum Syariah
Sementara itu, Direktur Utama Holding BUMN Danareksa Yadi Jaya Ruchandi menyatakan, pengembangan kawasan industri yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan menjadi kunci menarik investasi asing langsung (FDI) serta mendorong pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja berkualitas. Ia menilai dukungan pembiayaan dan kemitraan strategis dengan BTN akan memperkuat realisasi visi tersebut.
(nng)
Lihat Juga :