38 Rig Pertamina Drilling Tetap Beroperasi saat Libur Natal dan Tahun Baru

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:19 WIB
loading...
38 Rig Pertamina Drilling...
Di tengah momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pertamina Drilling memastikan operasional pengeboran migas tetap berjalan tanpa henti. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Di tengah momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memastikan operasional pengeboran migas tetap berjalan tanpa henti. Sebanyak 38 rig milik Pertamina Drilling tetap beroperasi di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk komitmen menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional .

Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan operasional selama masa libur akhir tahun, Pertamina Drilling membentuk Satuan Tugas (Satgas) Libur Natal dan Tahun Baru (NATARU) yang bertugas melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh aktivitas operasi pengeboran.

Seluruh rig ini tersebar dan beroperasi di Regional 1, Regional 2, Regional 3, dan Regional 4. Rig-rig tersebut memiliki kapasitas beragam, mulai dari 150 horse power (HP) hingga 1.500 HP, menyesuaikan kebutuhan operasi di masing-masing wilayah kerja.

Baca Juga: Pertamina Drilling Rampungkan 5 Sumur JOB Tomori Lebih Cepat

Setiap rig dioperasikan oleh sekitar 90 kru, sehingga secara total terdapat lebih dari 3.400 kru Pertamina Drilling yang tetap siaga selama masa pergantian tahun. Para kru ini bekerja dalam sistem pengamanan dan pengawasan berlapis untuk memastikan operasi tetap aman, selamat, dan andal.

Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa akhir tahun bukan alasan untuk menurunkan standar keselamatan dan kewaspadaan kerja. “Menjelang akhir dan pergantian tahun, kami meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap seluruh aktivitas operasi. Pertamina Drilling memastikan seluruh kegiatan tetap berjalan aman, selamat, dan terkendali dengan pengawasan melekat yang konsisten,” ujar Avep.

Dalam rangka pengamanan operasi NATARU, manajemen Pertamina Drilling menerapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya serah terima tugas yang jelas, memastikan setiap personel memahami tanggung jawabnya, serta penjadwalan kegiatan operasi agar menghindari aktivitas non-rutin yang bersifat kritikal atau berisiko tinggi selama masa libur.

Selain itu, perusahaan juga memastikan seluruh peralatan kerja dalam kondisi layak operasi sesuai prosedur keselamatan, serta menjamin kesiapan Emergency Response Organization (ERO) di seluruh level organisasi, mulai dari Site Emergency Response Team (SERT), Incident Management Team (IMT), hingga Business Support Team (BST).

Baca Juga: Perkuat Pembangunan SDM, Pertamina Resmikan Fasilitas Baru Universitas Pertamina

Kesiapan peralatan tanggap darurat, personel siaga non-emergency, serta pelaksanaan On Duty Management (ODM) juga menjadi perhatian utama guna memastikan pengawasan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) berjalan optimal.



Tak hanya aspek teknis, Pertamina Drilling turut memperhatikan aspek sosial dan keamanan di sekitar wilayah operasi, menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat, serta memastikan seluruh pekerja dan kontraktor memenuhi standar fit-to-work sesuai ketentuan perusahaan. “Keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Avep.

Melalui pengawasan ketat, kesiapan sumber daya manusia, serta penerapan standar keselamatan yang disiplin, Pertamina Drilling berkomitmen menjaga kegiatan operasi di akhir tahun tetap berjalan lancar, aman, dan tanpa gangguan, sekaligus memastikan roda pasokan energi nasional terus bergerak demi kebutuhan masyarakat.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Desa Energi Berdikari...
Desa Energi Berdikari Keliki, Wujudkan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Bersih
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Daftar Beasiswa Pertamina...
Daftar Beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2026, Dapat Bantuan UKT dan Biaya Hidup
Rekomendasi
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved