Ketersediaan Telur Dipastikan Aman Sampai Lebaran 2026, Bapanas: Stok Nasional Banyak

Jum'at, 26 Desember 2025 - 15:32 WIB
loading...
Ketersediaan Telur Dipastikan...
Ketersediaan telur ayam ras nasional dalam kondisi cukup hingga momen Lebaran 2026 mendatang, kepastian ini disampaikan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketersediaan telur ayam ras nasional dalam kondisi cukup hingga momen Lebaran 2026 mendatang. Kepastian ini disampaikan Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) , I Gusti Ketut Astawa.

Ia mengungkap, kebutuhan konsumsi telur nasional sepenuhnya dapat dipenuhi dari produksi domestik, seiring surplus produksi telur dari peternak dalam negeri. Bahkan selama periode Ramadan dan Hari Raya , pasokan dipastikan tetap aman.

"Stok telur kita secara nasional banyak. Intinya sangat memenuhi kebutuhan nasional. Secara nasional ketersediaan telur sangat banyak. Lewat Ramadan juga aman. Surplus kita. Kita tidak ada masalah kalau telur," ungkapnya, Jumat (26/12/2024).

Baca Juga: BGN Buka Suara Soal Rencana Danantara Gelontorkan Rp20 Triliun untuk Peternakan Ayam

Ketut mengakui adanya kenaikan permintaan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Namun peningkatan permintaan tersebut dinilai masih dapat diimbangi oleh ketersediaan pasokan yang melimpah. Sementara itu dampak Program Makan Bergizi (MBG) terhadap lonjakan kebutuhan telur dinilai relatif kecil.



Berdasarkan Proyeksi Neraca Pangan Nasional yang diperbarui setiap bulan, kebutuhan konsumsi telur ayam ras secara nasional diperkirakan mencapai 6,487 juta ton per tahun. Dari jumlah tersebut, kebutuhan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG pada 2025 hanya sekitar 1,96% atau setara 127,3 ribu ton.

Di sisi lain, produksi telur ayam ras nasional masih lebih besar, yakni mencapai sekitar 6,561 juta ton per tahun. Kondisi ini membuat stok akhir tahun 2025 diproyeksikan meningkat signifikan menjadi 74,5 ribu ton, atau melonjak 154,2% dibandingkan stok akhir 2024 yang tercatat 29,3 ribu ton.

Baca Juga: Pos Indonesia Dukung GPM Serentak Kementan, Jamin Akses Pangan Masyarakat

Meski pasokan aman, Bapanas, kata Ketut tetap memantau pergerakan harga telur ayam ras di pasaran. Pemerintah menargetkan harga telur di tingkat konsumen berada sesuai Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp30.000 per kilogram.

"Secara prinsip kami sudah sering rapat dengan teman-teman peternak. Mereka komitmen tetap di range harga di peternak Rp22.000, Rp23.000 sampai Rp25.000. Artinya, pedagang mestinya masih bisa menjual dengan angka Rp30.000," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Puasa Belum Satu Pekan,...
Puasa Belum Satu Pekan, Ada Temuan Minyakita Dijual di Atas HET
Bapanas Ancam Pemain...
Bapanas Ancam Pemain di Balik Kelangkaan Minyak Goreng
Beras SPHP 2026 Mulai...
Beras SPHP 2026 Mulai Disalurkan Februari, Masyarakat Bisa Beli hingga 25 Kg
Program SPHP Beras Dipastikan...
Program SPHP Beras Dipastikan Berlanjut di 2026, Stok Beras Bulog 3,2 Juta Ton
Stok Beras di Awal 2026...
Stok Beras di Awal 2026 Sentuh 12,5 Juta Ton, Bapanas: Kita Patut Bersyukur
Program MBG Bisa Jadi...
Program MBG Bisa Jadi Bantalan Pasar Menyerap Overproduksi Telur Ayam Ras
Presiden Prabowo: Indonesia...
Presiden Prabowo: Indonesia Kini Dihormati Dunia karena Berhasil Swasembada Pangan
Misteri Telur Emas Diduga...
Misteri Telur Emas Diduga Terkait dengan Alien Terungkap
Rekomendasi
Kelakar Prabowo soal...
Kelakar Prabowo soal Nama Panglima TNI dan Kapolri: Susah Diganti
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Berita Terkini
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved