Ekspor Gas Rusia ke China Melonjak 25%, Moskow Perkuat Penetrasi Pasar Asia

Jum'at, 26 Desember 2025 - 22:02 WIB
loading...
Ekspor Gas Rusia ke...
Pipa gas terlihat di stasiun kompresor Atamanskaya, fasilitas proyek Power Of Siberia milik Gazprom di luar kota Svobodny di wilayah Amur, Rusia, pada 29 November 2019. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Ekspor gas alam Rusia ke China melalui pipa diperkirakan melonjak sekitar 25% pada 2025, seiring meningkatnya pengiriman melalui pipa Power of Siberia. Volume ekspor tahun ini diproyeksikan mencapai sekitar 38,6 hingga 38,7 miliar meter kubik (bcm) melampaui kapasitas tahunan yang direncanakan sebesar 38 bcm.

Lonjakan tersebut menegaskan pergeseran cepat orientasi ekspor energi Rusia ke kawasan Asia, menyusul menyusutnya pasar Eropa sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Meski volume pengiriman meningkat, nilai pendapatan dari ekspor gas ke China dinilai masih jauh di bawah capaian Rusia saat memasok pasar Eropa.

"Pengiriman gas ke China pada 2025 dipastikan melampaui volume kontrak awal, seiring optimalisasi penuh pipa Power of Siberia," ujar sumber industri energi Rusia dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Ukraina Tembakkan Rudal Storm Shadow, Rusia Balas Luncurkan Drone

Global Banking and Finance melaporkan, Pipa Power of Siberia mulai mengalirkan gas Rusia ke China sejak 2019 berdasarkan kontrak jangka panjang antara Gazprom dan China National Petroleum Corporation. Pada 2024, volume ekspor tercatat sekitar 31 bcm, sementara kedua negara sepakat meningkatkan kapasitas aliran tahunan menjadi 44 bcm dalam beberapa tahun ke depan, termasuk tambahan pasokan melalui rute Timur Jauh dari Sakhalin.



Namun demikian, Kementerian Pembangunan Ekonomi Rusia memperkirakan pendapatan ekspor gas ke China pada periode 2025–2028 akan 30–40 persen lebih rendah dibandingkan pendapatan ekspor gas ke Eropa sebelum perang. Perbedaan harga, skema kontrak, serta posisi tawar pembeli menjadi faktor utama penurunan nilai tersebut.

Selain gas pipa, ekspor gas alam cair (LNG) Rusia ke China juga mencatat rekor baru. Data kepabeanan menunjukkan pengiriman LNG Rusia ke China pada November melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 1,6 juta ton, menjadikan Rusia pemasok LNG terbesar kedua bagi China setelah Qatar, didorong harga yang lebih kompetitif.

Baca Juga: Kondisi Darurat, Iran Hentikan Total Ekspor Gas ke Irak

Ke depan, Rusia dan China juga menyepakati rencana pembangunan pipa Power of Siberia 2 yang berkapasitas hingga 50 bcm per tahun, yang akan melintasi Mongolia. Jika terealisasi setelah 2030, proyek ini berpotensi meningkatkan total ekspor gas pipa Rusia ke China menjadi lebih dari 100 bcm per tahun.

Meski demikian, para analis menilai ketergantungan Rusia pada satu pasar utama berisiko secara ekonomi dan geopolitik. Di sisi lain, bagi China, peningkatan impor gas Rusia menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjamin ketahanan energi dan mendukung kebutuhan industri serta kesejahteraan masyarakat di tengah pertumbuhan konsumsi energi domestik.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Rekomendasi
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Berita Terkini
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Infografis
Daftar 25 Tim yang Gagal...
Daftar 25 Tim yang Gagal Lolos ke Piala Asia U-20 2023
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved