Sanksi AS Dicuekin, Minyak Rusia Bakal Terus Mengalir ke India

Minggu, 28 Desember 2025 - 08:53 WIB
loading...
Sanksi AS Dicuekin,...
Perusahaan penyuling minyak swasta terbesar di India, Reliance Industries dikabarkan telah melanjutkan pembelian minyak mentah Rusia setelah sebelumnya menghentikan pembelian untuk mematuhi sanksi AS. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Perusahaan penyuling minyak swasta terbesar di India , Reliance Industries dikabarkan telah melanjutkan pembelian minyak mentah Rusia setelah sebelumnya menghentikan pembelian untuk mematuhi sanksi AS . Sebelumnya pemerintah AS memberlakukan sanksi terhadap perusahaan minyak milik negara Rusia, Rosneft dan Lukoil, pada bulan Oktober, lalu.

AS menyebutkan sanksi tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan tekanan pada sektor energi Rusia terkait perang Ukraina. Sanksi AS ini memberikan batas waktu bagi perusahaan global, termasuk penyuling minyal asal India hingga 21 November untuk menghentikan transaksi dengan dua perusahaan besar tersebut.

Baca Juga: Pelanggan Minyak dan Gas Rusia Ini Tetap Setia di Tengah Ancaman Sanksi Barat

Seperti dilansir Bloomberg, pihak-pihak yang mengetahui masalah ini mengatakan bahwa Reliance sedang mendapatkan minyak mentah dengan harga diskon dari pemasok yang tidak terkena sanksi. Perusahaan itu menyewa kapal tanker Aframax dari perusahaan Rusia RusExport dan mengirimkan barel-barel tersebut ke kilang mereka yang menghasilkan 660.000 barel per hari di Jamnagar, sebuah pabrik yang memasok bahan bakar ke pasar domestik India, kata sumber anonim tersebut.

Reliance, yang memiliki kesepakatan jangka panjang dengan Rosneft, mengumumkan bulan lalu bahwa mereka akan menghentikan pembelian untuk memastikan kepatuhan terhadap sanksi AS. Pihak perusahaan mengatakan, bahwa muatan terakhir seperti itu dimuat pada 12 November.



Seorang sumber perusahaan mengatakan kepada Reuters, bahwa pengiriman yang sedang berlangsung merupakan “transaksi yang sudah ada sebelumnya yang sedang diselesaikan dengan cara yang sesuai dengan sanksi.”

Seperti diketahui, India merupakan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, dan menjadi pasar utama bagi minyak mentah Rusia setelah meningkatnya konflik di Ukraina pada 2022. Data dari perusahaan analis Kpler menunjukkan Rusia telah menjadi pemasok minyak utama bagi negara Asia Selatan ini sejak saat itu, menyediakan lebih dari 36% dari impor minyak mentah India sepanjang tahun ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Lenyap 1,5 Juta Barel per Hari, Pasar Energi Bakal Terguncang?
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Rekomendasi
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved