Diakuisisi Perusahaan Asal Hong Kong, Koinsayang Ganti Nama Jadi OSL Indonesia

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:11 WIB
loading...
Diakuisisi Perusahaan...
Platform aset kripto Koinsayang resmi bertransformasi menjadi OSL Indonesia setelah diakuisisi oleh OSL Group. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Industri aset kripto di Indonesia memasuki fase baru menjelang 2026, ditandai dengan meningkatnya fokus pada kepercayaan, tata kelola, dan perlindungan pengguna. Pertumbuhan sektor ini tidak lagi semata diukur dari tingkat adopsi, melainkan dari kemampuan pelaku industri membangun sistem yang kredibel dan berkelanjutan.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, platform aset kripto Koinsayang resmi bertransformasi menjadi OSL Indonesia setelah diakuisisi oleh OSL Group, perusahaan teknologi finansial asal Hong Kong. Perubahan ini menjadi langkah strategis untuk membawa standar global kepatuhan dan keamanan ke dalam layanan kripto di pasar domestik.

Executive Director sekaligus Chief Executive Officer OSL Group, Kevin Cui, menegaskan bahwa Indonesia memiliki posisi penting dalam ekspansi bisnis global perusahaan.

"Memperkuat posisi Indonesia dalam jejak global OSL Group merupakan langkah krusial seiring kami mendorong kemajuan strategis ekosistem perdagangan aset digital dan pembayaran. Transformasi ini membawa keahlian global, keunggulan operasional, serta standar kepatuhan dan keamanan ke pasar lokal," ujar dia dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).

Baca Juga: OSL Group Tuntaskan Akuisisi Exchange Kripto RI Koinsayang

Mengusung tema Global Standards, Now in Indonesia, OSL Indonesia memposisikan diri sebagai pelaku industri kripto yang menempatkan tata kelola dan transparansi sebagai fondasi utama bisnis. Perusahaan menilai, di tengah meningkatnya kompleksitas industri kripto global, kebutuhan terhadap layanan yang aman dan patuh regulasi menjadi semakin mendesak.



Sebagai bagian dari OSL Group, OSL Indonesia didukung oleh fondasi perusahaan berskala internasional. OSL Group merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Hong Kong serta didukung investor institusional global, yang mencerminkan kepercayaan pasar terhadap tata kelola dan model bisnis perusahaan.

Baca Juga: Purbaya Tarik Pajak Kripto hingga Fintech Rp41 Triliun per Agustus 2025

Selain itu, OSL Group memiliki lebih dari 50 lisensi global yang telah diperoleh maupun dalam proses pengajuan di berbagai yurisdiksi. Portofolio perizinan tersebut menegaskan pendekatan bisnis OSL yang mengedepankan kepatuhan regulasi dan perlindungan pengguna sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Upbit Indonesia Bagikan...
Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah Memulai Investasi Kripto bagi Pemula
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
Rekomendasi
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Berita Terkini
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa FEB UNIS Tangerang dengan Edukasi Investasi Syariah dan Pelindungan Konsumen
Fenomena Baru Investasi:...
Fenomena Baru Investasi: Tokenisasi Aset Buka Akses ke Saham AS, Minat Investor RI Melonjak
Pascaramai Diprotes,...
Pascaramai Diprotes, Menkeu Purbaya Klaim 95,45% Pencairan JHT Bebas Pajak
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved