Kawal Kelancaran Nataru, Pertamina Patra Niaga JBB Siagakan Layanan Motoris hingga Mobile Storage
Selasa, 30 Desember 2025 - 19:54 WIB
loading...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau kesiapan pasokan dan layanan energi Pertamina menjelang libur Nataru melalui kunjungan kerja ke Integrated Terminal Jakarta, Minggu (28/12). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan kesiapan penuh pasokan dan layanan energi menghadapi puncak arus mudik dan perjalanan periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Keyakinan ini ditegaskan usai kunjungan kerja inspeksi langsung Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, beserta jajaran ke Integrated Terminal Jakarta pada Minggu (28/12).
Kunjungan tersebut dihadiri pula oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman, serta pejabat eselon I Kementerian ESDM dan Komite BPH Migas. Kunjungan bertujuan meninjau kesiapan operasional di wilayah JBB yang menjadi titik sentral mobilisasi masyarakat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar, menyatakan Integrated Terminal Jakarta sebagai fasilitas strategis penyalur energi terbesar di regionalnya telah disiagakan secara optimal. "Kami memastikan kesiapan operasional berjalan optimal, mulai dari ketersediaan stok, keandalan fasilitas, hingga aspek keselamatan. Kami juga beroperasi penuh selama 7 x 24 jam guna memastikan kelancaran distribusi energi," tegas Freddy dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: Mudik Nataru Lewat Jalan Tol, Catat Nomor Penting Darurat Ini
Untuk mengantisipasi gangguan di lapangan, Pertamina juga menyiagakan layanan motorist di titik-titik strategis, seperti di KM 43A Tol MBZ (Mohammed Bin Zayed). Layanan ini mencakup towing, servis, dan rescue untuk kendaraan bermasalah. Selain itu, guna mengatasi potensi kepadatan lalu lintas dan penutupan jalan di kawasan Puncak, disiapkan mobile storage di Bogor dan rest area, serta dilakukan pengiriman dan penumpukan stok lebih awal ke SPBU di koridor Ciawi–Puncak.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menilai kunjungan kerja Menteri ESDM sebagai bentuk sinergi dan pengawasan langsung. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memastikan ketersediaan energi dan memperkuat layanan tambahan di lapangan selama periode Nataru.
Dalam kunjungan yang juga diisi gallery walk tersebut, Integrated Terminal Manager Jakarta, Miftahul Ulum, memaparkan kondisi operasional terminal secara komprehensif, termasuk sistem distribusi dan rencana mitigasi. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada para Awak Mobil Tangki sebagai garda terdepan distribusi energi.
Baca Juga: Libur Nataru, Serambi MyPertamina Hadir di Bandara Bali
Kesiapan menyeluruh ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional JBB dalam mendukung Satgas Nataru sektor ESDM, guna menjamin keandalan pasokan BBM dan LGB serta kelancaran perjalanan masyarakat selama musim liburan.
Kunjungan tersebut dihadiri pula oleh Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman, serta pejabat eselon I Kementerian ESDM dan Komite BPH Migas. Kunjungan bertujuan meninjau kesiapan operasional di wilayah JBB yang menjadi titik sentral mobilisasi masyarakat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar, menyatakan Integrated Terminal Jakarta sebagai fasilitas strategis penyalur energi terbesar di regionalnya telah disiagakan secara optimal. "Kami memastikan kesiapan operasional berjalan optimal, mulai dari ketersediaan stok, keandalan fasilitas, hingga aspek keselamatan. Kami juga beroperasi penuh selama 7 x 24 jam guna memastikan kelancaran distribusi energi," tegas Freddy dalam keterangan tertulis, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: Mudik Nataru Lewat Jalan Tol, Catat Nomor Penting Darurat Ini
Untuk mengantisipasi gangguan di lapangan, Pertamina juga menyiagakan layanan motorist di titik-titik strategis, seperti di KM 43A Tol MBZ (Mohammed Bin Zayed). Layanan ini mencakup towing, servis, dan rescue untuk kendaraan bermasalah. Selain itu, guna mengatasi potensi kepadatan lalu lintas dan penutupan jalan di kawasan Puncak, disiapkan mobile storage di Bogor dan rest area, serta dilakukan pengiriman dan penumpukan stok lebih awal ke SPBU di koridor Ciawi–Puncak.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menilai kunjungan kerja Menteri ESDM sebagai bentuk sinergi dan pengawasan langsung. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memastikan ketersediaan energi dan memperkuat layanan tambahan di lapangan selama periode Nataru.
Dalam kunjungan yang juga diisi gallery walk tersebut, Integrated Terminal Manager Jakarta, Miftahul Ulum, memaparkan kondisi operasional terminal secara komprehensif, termasuk sistem distribusi dan rencana mitigasi. Momen tersebut juga dimanfaatkan untuk memberikan apresiasi kepada para Awak Mobil Tangki sebagai garda terdepan distribusi energi.
Baca Juga: Libur Nataru, Serambi MyPertamina Hadir di Bandara Bali
Kesiapan menyeluruh ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga Regional JBB dalam mendukung Satgas Nataru sektor ESDM, guna menjamin keandalan pasokan BBM dan LGB serta kelancaran perjalanan masyarakat selama musim liburan.
(nng)
Lihat Juga :