PIS dan PAL Perkuat Sinergi Strategis Dorong Industri Maritim Nasional

Jum'at, 02 Januari 2026 - 08:03 WIB
loading...
PIS dan PAL Perkuat...
PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT PAL menjalin kerja sama melalui MoU dalam memperkuat sinergi dalam bidang maritim. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT PAL Indonesia menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Penandatanganan ini memperkuat sinergi kedua perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bidang maritim yang telah dimulai pada pertengahan tahun ini.

Beberapa poin utama dari kolaborasi ini adalah pengembangan peluang kerja sama pembangunan dan modifikasi kapal, pemeliharaan dan perbaikan armada, pengembangan kapabilitas, serta peningkatan kapasitas pekerja.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Alyosius Mantiri, hadir menyaksikan penandatanganan kerja sama yang dilakukan Direktur Utama PIS Surya Tri Harto dan CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod mewakili masing-masing perusahaan.

"Ini adalah langkah pertama yang sangat bagus dan kami sangat berterima kasih atas hubungan dan dukungan yang cukup besar dari PT PAL. Kami sadar harus terus bertransformasi karena saat ini kami sedang dalam proses transformasi untuk membawa industri energi lebih maju lagi," ujar Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri dalam keterangan tertulis yang diterima SindoNews, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: Bangun SDM Berdaya Saing Global, PIS Kantongi Sertifikasi Top Employer 2025

Direktur Utama PIS Surya Tri Harto menyebut, kolaborasi ini sebagai salah satu jawaban dalam menjawab tantangan industri energi. "Tantangan energi di domestik dan global mengharuskan PIS terus memperkuat armada dan layanannya. Sinergi dengan PT PAL merupakan salah satu langkah strategis perusahaan untuk melayani kebutuhan energi nasional. Namun tak hanya itu, penandatangan MoU ini juga menandai komitmen kami dalam memajukan industri maritim dalam negeri," ujar Surya.



Kolaborasi strategis ini merupakan lanjutan kerja sama yang telah dirintis sejak lama yakni perawatan dan perbaikan kapal, hingga pembangunan kapal PIS, yang telah dilakukan oleh PAL. Sebagai informasi, PIS telah mendistribusikan 161 miliar liter minyak, produk BBM, dan LPG ke seluruh negeri maupun mancanegara. Capaian tersebut dimungkinkan berkat transformasi bisnis PIS, termasuk di dalamnya peremajaan armada dan pemeliharaan kapal.

Hingga saat ini, PIS mengoperasikan sekitar 750 kapal, terdiri dari kapal milik dan sewa 111 unit di antaranya adalah kapal milik sendiri. Armada tersebut melayani pengiriman energi dan berbagai kebutuhan pelayaran domestik maupun internasional, menjadikan PIS salah satu operator terbesar di Asia Tenggara.

Baca Juga: Kru PMSol Ditugaskan di Kapal PIS, Perkuat Operasional Energi di Kawasan Asia

CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menambahkan sesuai dengan arahan pemerintah untuk menciptakan kemandirian di industri maritim, khususnya ketika kondisi geopolitik global saat ini dapat berperan sebagai akselerator dan optimalisasi industri maritim.

"Ini adalah satu tangga pertama bagi kita untuk menghidupkan industri secara keseluruhan di Indonesia. Ketika dapat mengonsolidasikan dengan baik maka akan menghidupkan potensi market dan memberikan multiplier effect untuk ekosistem industri maritim,” ucap Kaharuddin.

Langkah kolaborasi ini merupakan upaya strategis PIS dalam memperkuat peran Indonesia sebagai negara maritim yang tangguh dan berdaya saing. Melalui optimalisasi aset dan jaringan yang dimiliki kedua perusahaan, sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang baru, memperkuat ekosistem pelayaran nasional, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved