Malam Tahun Baru, Konsumsi Listrik Melonjak Sampai 40,23 GW

Jum'at, 02 Januari 2026 - 21:00 WIB
loading...
Malam Tahun Baru, Konsumsi...
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan konsumsi listrik nasional pada malam pergantian Tahun Baru 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mencatat lonjakan konsumsi listrik nasional pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Beban puncak listrik pada Selasa (31/12/2025) mencapai 40,23 gigawatt (GW) atau meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kenaikan konsumsi listrik tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia saat perayaan malam tahun baru. Meski demikian, PLN memastikan sistem kelistrikan nasional tetap andal dan seluruh pusat kegiatan masyarakat terlayani tanpa gangguan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, peningkatan konsumsi listrik pada momen hari besar dan pergantian tahun telah diantisipasi sejak jauh hari melalui perencanaan dan penguatan sistem kelistrikan.

"Alhamdulillah, secara umum sistem kelistrikan dapat terjaga dengan baik untuk mendukung aktivitas masyarakat pada perayaan Natal dan malam pergantian tahun, sehingga masyarakat dapat merayakan momen tersebut dengan nyaman dan aman," ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Jumat (2/1/2026).

Baca Juga: Warga RI Pilih ke Luar Negeri, Penerbangan Domestik Lesu Selama Nataru

Selain malam tahun baru, PLN juga mencatat konsumsi listrik yang lebih tinggi saat perayaan Natal 2025. Pada 24 Desember 2025, beban puncak listrik nasional mencapai sekitar 44,5 GW, meningkat sekitar 5,5 GW dibandingkan periode sebelumnya.



Dengan daya mampu pembangkit nasional mencapai 70,8 GW, PLN menilai cadangan daya masih berada dalam kondisi aman untuk melayani kebutuhan listrik masyarakat, termasuk pada saat konsumsi tinggi.

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Tangkap 7 Teroris Selama Momen Nataru

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN mengerahkan sekitar 69 ribu personel yang tersebar di 3.402 posko siaga dan 137 command center di seluruh Indonesia. Pengamanan juga difokuskan pada 6.242 gereja prioritas saat Natal serta 879 lokasi prioritas pada malam tahun baru, termasuk bandara, pelabuhan, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, dan titik perayaan.

PLN memastikan status siaga kelistrikan akan terus berlangsung hingga 8 Januari 2026, disertai pemantauan sistem secara berkelanjutan serta antisipasi risiko cuaca ekstrem melalui koordinasi dengan BMKG.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Perang AS-Iran Picu...
Perang AS-Iran Picu Rencana Pembangunan PLTN di Asia dan Afrika
Rekomendasi
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved