Tekan Impor, Erick Thohir Bakal Bangun Pabrik Paracetamol

Rabu, 16 September 2020 - 13:25 WIB
loading...
Tekan Impor, Erick Thohir...
Menteri BUMN Erick Thohir menyebut BUMN farmasi akan membangun pabrik paracetamol untuk menekan impor. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus melakukan transformasi bisnis pada industri farmasi. Salah satunya, ungkap Menteri BUMN Erick Thohir , pihaknya tengah menyusun rencana pembangunan pabrik paracetamol di Indonesia.

(Baca Juga: Meramu Strategi Sektor Farmasi Demi Tumbuh Saat Pandemi)

Rencana, pabrik obat yang kerap digunakan untuk meredakan sakit kepala serta gejala demama ini dilakukan dengan menggabungkan industri farmasi negara, yakni PT Biofarma dan PT Kima Farma (Tbk).

"Untuk menekan kebutuhan impor obat-obatan, kita bangun pabrik paracetamol yang selama ini impor," ujar Erick dalam diskusi secara virtual, Rabu (16/9/2020).

Lebih lanjut dia mengatakan, Kementerian BUMN sudah membagi-bagi BUMN ke dalam 12 kluster berdasarkan rantai pasok yang satu kesatuan di masing-masing perusahaan pelat merah.

(Baca Juga: Erick Thohir: Perawat Menjadi Prioritas Utama Program Vaksinasi COVID-19) "Seperti yang sudah disampaikan Bapak Presiden, bagaimana kita akan konsolidasi cluster pariwisata dan pendukung nanti Pak Wamen bisa jelaskan lebih detail," katanya. Dia menekankan, pengelompokan BUMN berdasarkan kluster ini sebagai upaya membangun ekosistem bisnis yang lebih baik dan melibatkan pihak swasta.

"Supply chain dilakukan, tapi kita enggak mau BUMN jadi menara gading, tetap kita bangun ekosistem yang baik dengan pihak swasta," tandasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
Gaduh Pengangkatan Komisaris...
Gaduh Pengangkatan Komisaris BUMN, Qodari: Penting untuk Kawal Agenda Negara
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Prabowo Pangkas 1.000...
Prabowo Pangkas 1.000 BUMN Menjadi 250, Bagaimana Nasib Karyawan?
Pengamat: BUMN Bukan...
Pengamat: BUMN Bukan Tempat Bagi-bagi Jabatan
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Tenun Sumba Tampil di...
Tenun Sumba Tampil di Panggung Dunia lewat Indonesia-Singapore Orchid Extravaganza
Urgensi Cadangan Beras...
Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas
Berita Terkini
Dorong Budaya Taat Pajak,...
Dorong Budaya Taat Pajak, Bapenda DKI Jakarta Beri Apresiasi Wajib Pajak PKB Teladan
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Pengusaha Buka Suara...
Pengusaha Buka Suara soal Pabrik Otomotif Jepang Kabur dari RI ke Vietnam
Harga Emas Dunia Mendadak...
Harga Emas Dunia Mendadak Ambles Hari Ini! Investor Ramai-ramai Putar Haluan
Menilik Strategi Eksportir...
Menilik Strategi Eksportir Kelapa Bulat Bertahan di Tengah Ketatnya Pasar Global
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved