IHSG Melonjak ke 8.748, Analis Buka Peluang Uji Level 8.900 Besok
Minggu, 04 Januari 2026 - 19:31 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan uji level 8.900 pada perdagangan besok Senin (5/1/2026).
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada akhir perdagangan Jumat (2/1/2026). IHSG melonjak 1,17 persen dan berakhir di level 8.748, mencerminkan sentimen positif pelaku pasar terhadap pergerakan saham domestik.
Menanggapi penguatan tersebut, tim riset MNC Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (5/1/2026) berpotensi bergerak variatif dengan sejumlah skenario dalam jangka pendek.
Dalam laporan MNCS Daily Scope Wave yang dikutip Minggu (4/1/2026), MNC Sekuritas menyebutkan pada skenario terbaik (best case), IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave [iv] dari wave 5 sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan.
"Pada skenario terbaik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 8.776 hingga 8.905," tulis tim riset MNC Sekuritas.
Baca Juga: Buka Perdagangan 2026, Purbaya Optimistis IHSG Tembus Level 10.000 Tahun Ini
Namun demikian, MNC Sekuritas juga mengingatkan adanya potensi koreksi pada skenario lainnya. Pada dua skenario alternatif, IHSG dinilai masih rawan mengalami pelemahan terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan tren naik. Untuk perdagangan Senin, MNC Sekuritas memproyeksikan level support IHSG berada di kisaran 8.584 dan 8.525, sementara level resistance berada pada 8.776 dan 8.822.
Seiring dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan. Saham ARCI direkomendasikan buy on weakness pada rentang 1.490–1.575 dengan target harga 1.775 hingga 1.950. Saham EMAS juga direkomendasikan buy on weakness di kisaran 5.475–5.600 dengan target 6.100 hingga 6.400.
Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 0,34% di Awal Perdagangan 2026
Sementara itu, saham CMRY direkomendasikan speculative buy pada area 5.425–5.525 dengan target harga 5.925 hingga 6.300. Adapun saham GOTO direkomendasikan buy on weakness di rentang 65–68 dengan target harga 71 hingga 73, seiring penguatan yang didukung peningkatan volume transaksi.
Menanggapi penguatan tersebut, tim riset MNC Sekuritas memproyeksikan pergerakan IHSG pada perdagangan Senin (5/1/2026) berpotensi bergerak variatif dengan sejumlah skenario dalam jangka pendek.
Dalam laporan MNCS Daily Scope Wave yang dikutip Minggu (4/1/2026), MNC Sekuritas menyebutkan pada skenario terbaik (best case), IHSG diperkirakan telah menyelesaikan wave [iv] dari wave 5 sehingga masih berpeluang melanjutkan penguatan.
"Pada skenario terbaik, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan untuk menguji area 8.776 hingga 8.905," tulis tim riset MNC Sekuritas.
Baca Juga: Buka Perdagangan 2026, Purbaya Optimistis IHSG Tembus Level 10.000 Tahun Ini
Namun demikian, MNC Sekuritas juga mengingatkan adanya potensi koreksi pada skenario lainnya. Pada dua skenario alternatif, IHSG dinilai masih rawan mengalami pelemahan terlebih dahulu sebelum kembali melanjutkan tren naik. Untuk perdagangan Senin, MNC Sekuritas memproyeksikan level support IHSG berada di kisaran 8.584 dan 8.525, sementara level resistance berada pada 8.776 dan 8.822.
Seiring dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan. Saham ARCI direkomendasikan buy on weakness pada rentang 1.490–1.575 dengan target harga 1.775 hingga 1.950. Saham EMAS juga direkomendasikan buy on weakness di kisaran 5.475–5.600 dengan target 6.100 hingga 6.400.
Baca Juga: IHSG Dibuka Naik 0,34% di Awal Perdagangan 2026
Sementara itu, saham CMRY direkomendasikan speculative buy pada area 5.425–5.525 dengan target harga 5.925 hingga 6.300. Adapun saham GOTO direkomendasikan buy on weakness di rentang 65–68 dengan target harga 71 hingga 73, seiring penguatan yang didukung peningkatan volume transaksi.
(nng)
Lihat Juga :