Modal Asing Kabur Rp125,1 Triliun dari Indonesia Sepanjang 2025

Minggu, 04 Januari 2026 - 20:18 WIB
loading...
A A A


Kondisi pasar keuangan 2025 berbanding terbalik dengan 2024, ketika Indonesia mencatat inflow modal asing hingga Rp212,32 triliun. Saat itu, investor asing membeli bersih Rp15,74 triliun di pasar saham, Rp34,59 triliun di SBN, serta Rp161,99 triliun di SRBI.

Perubahan drastis ini dipicu dinamika global yang fluktuatif serta kebijakan moneter ketat di negara maju, yang memengaruhi alokasi aset investor global. Namun, tren mulai membaik di akhir tahun. Pada pekan terakhir 2025 (29-31 Desember), investor asing membeli bersih Rp2,43 triliun, terdiri dari Rp1,23 triliun di saham dan Rp1,66 triliun di SBN. Perbaikan ini juga terlihat dari penurunan premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia bertenor 5 tahun dari 69,95 basis poin pada 26 Desember 2025 menjadi 67,78 basis poin per 1 Januari 2026, menandakan persepsi risiko investasi yang lebih baik.

Respons BI

BI menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait, serta mengoptimalkan strategi policy mix untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia. Kurs rupiah ditutup Rp16.670 per dolar AS pada 31 Desember 2025 dan dibuka Rp16.680 pada 2 Januari 2026. Sementara itu, yield obligasi pemerintah bertenor 10 tahun relatif stabil di 6,04 persen.

Baca Juga: Diancam Diinvasi Militer AS, Kuba Merapat ke Rusia

Untuk 2026, BI membuka ruang penurunan lebih lanjut suku bunga acuan seiring inflasi terkendali, sambil menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar valuta asing dan perluasan likuiditas moneter. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen tahun depan, didukung fundamental kuat meski hadapi tantangan eksternal tinggi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Rekomendasi
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
23 Pemain Timnas Indonesia...
23 Pemain Timnas Indonesia U-17 Proyeksi Piala Asia U17 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved