Pertamina Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan di 2025
Rabu, 07 Januari 2026 - 15:57 WIB
loading...
Pertamina sepanjang 2025 telah memfasilitasi 5.888 sertifikasi bagi UMKM mitra binaan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) sepanjang 2025 telah memfasilitasi 5.888 sertifikasi bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mitra binaan. Hal itu menjadi bagian komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM naik kelas melalui penguatan legalitas, kualitas, dan akses pasar.
Berbagai sertifikasi yang difasilitasi tersebut meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, BPOM, Halal Self Declare maupun Halal BPJPH, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pengusaha Kena Pajak (PKP), NPWP, hingga PT Perseorangan, yang menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk memperluas pasar dan memperkuat kepercayaan konsumen.
Baca Juga: 32 UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Awal Rp1,2 Miliar di Inacraft 2025
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan, sertifikasi merupakan langkah strategis agar UMKM mampu beradaptasi dengan tuntutan pasar yang semakin kompetitif.
"Legalitas dan sertifikasi bukan sekadar administrasi, tetapi kunci bagi UMKM untuk tumbuh berkelanjutan, memperluas akses pembiayaan, serta menembus pasar yang lebih luas," ungkapnya melalui keterangan pers, Rabu (7/1/2025).
Baca Juga: 45 UMKM Unggulan Pertamina Incar Pasar Global lewat TEI 2025
Baron menambahkan, pembinaan UMKM tidak berhenti pada sertifikasi, tetapi juga diarahkan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, kesiapan ekspor, serta membangun kesadaran UMKM sebagai wajib pajak. "Kami ingin UMKM mitra binaan Pertamina tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan mampu menjangkau pasar nasional hingga global," jelasnya.
Baron menambahkan, sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen menjalankan peran sosial dan ekonomi secara berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam pemberdayaan UMKM di sekitar wilayah operasi. "Pertamina hadir untuk menciptakan nilai bersama, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tandasnya.
Berbagai sertifikasi yang difasilitasi tersebut meliputi Nomor Induk Berusaha (NIB), PIRT, BPOM, Halal Self Declare maupun Halal BPJPH, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Pengusaha Kena Pajak (PKP), NPWP, hingga PT Perseorangan, yang menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk memperluas pasar dan memperkuat kepercayaan konsumen.
Baca Juga: 32 UMKM Binaan Pertamina Raup Transaksi Awal Rp1,2 Miliar di Inacraft 2025
Vice President Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menegaskan, sertifikasi merupakan langkah strategis agar UMKM mampu beradaptasi dengan tuntutan pasar yang semakin kompetitif.
"Legalitas dan sertifikasi bukan sekadar administrasi, tetapi kunci bagi UMKM untuk tumbuh berkelanjutan, memperluas akses pembiayaan, serta menembus pasar yang lebih luas," ungkapnya melalui keterangan pers, Rabu (7/1/2025).
Baca Juga: 45 UMKM Unggulan Pertamina Incar Pasar Global lewat TEI 2025
Baron menambahkan, pembinaan UMKM tidak berhenti pada sertifikasi, tetapi juga diarahkan agar UMKM mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas, kesiapan ekspor, serta membangun kesadaran UMKM sebagai wajib pajak. "Kami ingin UMKM mitra binaan Pertamina tidak hanya bertahan, tetapi naik kelas dan mampu menjangkau pasar nasional hingga global," jelasnya.
Baron menambahkan, sebagai BUMN, Pertamina berkomitmen menjalankan peran sosial dan ekonomi secara berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam pemberdayaan UMKM di sekitar wilayah operasi. "Pertamina hadir untuk menciptakan nilai bersama, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," tandasnya.
(nng)
Lihat Juga :