BI Beberkan Alasan Hapus JIBOR Beralih ke INDONIA Mulai 2026
Rabu, 07 Januari 2026 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut ia memaparkan, dalam BPPU 2030, BI menetapkan empat pilar pengembangan pasar keuangan, yakni produk, pricing, partisipan, dan infrastruktur. INDONIA menjadi salah satu instrumen utama dalam penguatan aspek pricing karena disusun berdasarkan transaksi riil di pasar.
"Kita harapkan pasar keuangan kita di Indonesia dapat menjadi satu-satunya acuan harga di pasar keuangan yang kredibel berdasarkan harga transaksi yang terjadi di pasar," sebut Arief.
Baca Juga: Bank Indonesia Resmi Hentikan Publikasi JIBOR Mulai 1 Januari 2026
Dengan acuan harga yang lebih transparan, BI berharap pelaku pasar dapat melakukan transaksi keuangan dengan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi. Reformasi benchmark ini juga sejalan dengan inisiatif global G20 yang telah dijalankan sejak 2013.
"Kita sebagai salah satu member G20 juga melaksanakan yang disebut sebagai benchmark reform. Jadi upaya kita mengganti JBOR dengan Indonesia adalah merupakan bagian dari benchmark reform secara global," ungkapnya.
"Kita harapkan pasar keuangan kita di Indonesia dapat menjadi satu-satunya acuan harga di pasar keuangan yang kredibel berdasarkan harga transaksi yang terjadi di pasar," sebut Arief.
Baca Juga: Bank Indonesia Resmi Hentikan Publikasi JIBOR Mulai 1 Januari 2026
Dengan acuan harga yang lebih transparan, BI berharap pelaku pasar dapat melakukan transaksi keuangan dengan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi. Reformasi benchmark ini juga sejalan dengan inisiatif global G20 yang telah dijalankan sejak 2013.
"Kita sebagai salah satu member G20 juga melaksanakan yang disebut sebagai benchmark reform. Jadi upaya kita mengganti JBOR dengan Indonesia adalah merupakan bagian dari benchmark reform secara global," ungkapnya.
Lihat Juga :