Indonesia Capai Swasembada Pangan, Tak Lagi Bergantung Impor

Kamis, 08 Januari 2026 - 09:51 WIB
loading...
Indonesia Capai Swasembada...
Indonesia berhasil kembali mencapai swasembada pangan pada 2025. Kata Prabowo, Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada impor dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia berhasil kembali mencapai swasembada pangan pada 2025. Dengan pencapaian ini, kata Prabowo, Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada impor dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri.

"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini Rabu 7 Januari tahun 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia," ucap Prabowo dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Prabowo mengapresiasi kerja keras seluruh jajarannya yang mampu membawa Indonesia swasembada pangan hanya dalam waktu setahun sejak kepemimpinannya. Capaian itu lebih cepat dari target awal yang diperkirakan baru bisa tercapai dalam empat tahun.



Bagi Prabowo, hal ini adalah kemenangan rakyat karena Indonesia bisa mengurangi ketergantungan pada negara lain. Terlebih Indonesia adalah negara kaya sumber daya. Baca Juga: Prabowo: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Bergantung Bangsa Lain!

"Hari ini kita mencatat suatu kemenangan yang penting. Tidak ada bangsa yang merdeka kalau makan tidak tersedia untuk rakyat. Tidak mungkin bangsa merdeka kalau makan pangan tergantung bangsa lain," ucap Prabowo.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, terwujudnya swasembada pangan Indonesia bukanlah kerja kementeriannya semata, melainkan kerja sama seluruh kementerian/lembaga terkait di bawah kepemimpinan Prabowo. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu tercapainya swasembada pangan.

“Swasembada ini adalah kerja terbaik Kabinet Merah Putih dari gagasan besar Bapak Presiden Republik Indonesia dan seluruh penyuluh petani Indonesia,” ujar Amran di tempat yang sama.

Baca Juga: Kejar Swasembada Pangan Bikin Mentan Amran Vertigo hingga Asam Lambung

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), berdasarkan kerangka sampel area (KSA) amatan November 2025, produksi beras nasional 2025 diprediksi mencapai 34,71 juta ton, melampaui kebutuhan domestik tahunan sekitar 30-31 juta ton per tahun.

Pengadaan beras tahun 2025 pun tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Perum Bulog melalui pembelian gabah langsung dari petani any quality dengan harga Rp6.500 per kilogram.

Cadangan beras pemerintah sempat mencapai rekor 4,2 juta ton pada Juni 2025 dan kini berada di kisaran 3,25 juta ton pada awal 2026, seiring penyaluran beras untuk bencana serta pengendalian stok dan harga.

Capaian itu mencerminkan stabilitas pasokan, keberpihakan harga kepada petani, dan kehadiran negara dalam tata kelola pangan. Dampaknya, petani kian semangat untuk berproduksi dengan jaminan harga dan kepastian serapan oleh Bulog.

"Kami bukan kerja sendiri. Kalau sendirian, aku pasti tidak capai apa yang kita lihat hari ini. Tadi, Bapak (Presiden Prabowo) janji empat tahun, kemudian berubah tiga tahun, kemudian satu tahun," ujar Amran.

Amran Terima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama

Dalam kesempatan sama, Amran menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo Subianto. Tanda kehormatan itu diberikan atas jasanya dalam pencapaian target swasembada pangan 2025.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Penghargaan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 1 dan 2 TK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satya Lencana Wirakarya yang ditandatangani di Jakarta pada 7 Januari 2026.

Berikut daftar penerimaan tanda kehormatan dari Presiden Prabowo:

Bintang Jasa Utama: Menteri Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP

Bintang Jasa Pratama: Heri Sunarto (Petani pada Poktan Ngudi Luhur, Kab Sukoharjo), mewakili empat penerima lainnya.

Bintang Jasa Nararya: Bobby Irfan Effendi (Penyuluh Pertanian Kabupaten OKU Timur)

Winarto (Poktan Sri Sedhono Kelompok Tani Kabupaten Ngawi), mewakili tiga penerima lainnya.

Satyalancana Wira Karya:
1. Letnan Jenderal TNI Mohammad Naudi Nurdika (Danko Diklat TNI)
2. H. Setyo Wahono, S.E. (Bupati Bojonegoro)
3. H. Aep Syaepuloh, S.E. (Bupati Karawang)
4. AKBP Toni Kasmiri, S.I.K., S.H., M.H. (Kapolres Lampung Selatan)
5. AKBP Yugi Bayu Hendarto, S.I.K., M.A.P. (Kapolres Garut)
6. Letkol Kav. Andhi Ardana Valeriandra Putra, S.H., M.Si. (Waaster Kodam XVIII/Kasuari)
7. Letkol Czi. Dili Eko Setyawan, S.Ak., M.Han. (Dandim Merauke)
8. Don Muzakir (Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Tani Merdeka Indonesia)
9. Mugi Raharjo (Penyuluh Pertanian Kabupaten Bojonegoro)
10. Aseng (Poktan Ciraden) Kelompok Tani Kabupaten Cianjur
11. Nurul Hadi (Poktan Sri Ki Lamaran) Kelompok Tani Kabupaten Indramayu
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bendungan Bulango Ulu...
Bendungan Bulango Ulu Garapan Brantas Abipraya Siap Dukung Ketahanan Pangan dan Air di Gorontalo
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
FAO Ingatkan Risiko...
FAO Ingatkan Risiko Krisis Pangan Global, Indonesia Siap Ambil Peran Pemasok Pangan Dunia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved