Pemerintah Tarik Utang Baru Rp744 Triliun, Melebihi Defisit APBN 2025

Kamis, 08 Januari 2026 - 19:27 WIB
loading...
Pemerintah Tarik Utang...
Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah menarik pembiayaan anggaran sepanjang 2025 jauh melampaui realisasi defisit APBN. Kementerian Keuangan mencatat realisasi pembiayaan anggaran hingga 31 Desember 2025 mencapai Rp744 triliun atau 102,8 persen dari target APBN 2025 sebesar Rp616,2 triliun.



Sementara itu, realisasi defisit APBN 2025 tercatat sebesar Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen terhadap produk domestik bruto (PDB), lebih tinggi dibandingkan target dalam Undang-Undang APBN 2025 yang ditetapkan sebesar Rp616,2 triliun atau 2,53 persen dari PDB. “Pembiayaan APBN total realisasi 31 Desember Rp744 triliun,” kata Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dalam konferensi pers APBN KiTa, di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga: Defisit APBN 2025 Melebar Tembus Rp695,1 Triliun, Dekati Batas 3% dari PDB

Besarnya pembiayaan yang ditarik melebihi kebutuhan penutupan defisit tersebut menghasilkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp48,9 triliun. Posisi ini lebih tinggi dibandingkan SiLPA pada akhir 2024 yang tercatat Rp45,7 triliun.

Baca Juga: Ekonomi Kuartal IV-2025 Tumbuh 5,45%, Purbaya: di Bawah Janji Saya!

Pemerintah menilai SiLPA tersebut berfungsi sebagai bantalan fiskal untuk menjaga likuiditas kas negara di tengah ketidakpastian ekonomi, khususnya pada awal tahun anggaran 2026. Dari sisi komposisi, pembiayaan APBN 2025 masih didominasi oleh penarikan utang baru. Realisasi pembiayaan utang tercatat sebesar Rp736,3 triliun atau 94,9 persen dari pagu APBN sebesar Rp775,9 triliun, sementara pembiayaan non-utang mencapai Rp7,7 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Nindia Karya Rampungkan...
Nindia Karya Rampungkan Pembangunan 20 Sekolah Rakyat Tahap II di 4 Provinsi
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Defisit APBN 2026 Diprediksi...
Defisit APBN 2026 Diprediksi Bengkak Jadi Rp734,3 Triliun, Setara 2,85% PDB
Seret, Penerimaan Pajak...
Seret, Penerimaan Pajak hingga Akhir Juni 2026 Belum Menyentuh Separuh Target APBN
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
3 Pemimpin Dunia Bertemu...
3 Pemimpin Dunia Bertemu Prabowo dalam Sepekan, Bukti Indonesia Dipercaya Dunia
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Rekomendasi
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
Zahara, Putri Angelina...
Zahara, Putri Angelina Jolie dan Brad Pitt Ajukan Penghapusan Nama Belakang sang Ayah
Berita Terkini
Rupiah Belum Menjauh...
Rupiah Belum Menjauh dari Level Rp18.068 per USD, Intip 2 Sentimen Penyebabnya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan SPBU di Medan Beroperasi Normal
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
IHSG Berakhir Menghijau...
IHSG Berakhir Menghijau di 6.041, Transaksi Tembus Rp11,3 Triliun
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Buy on Weakness & Buy on Breakout Sesuai Kondisi Pasar
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved