Daerah Bencana Sumatera Dapat Diskon Tarif Listrik, Aturan Masih Digodok
Jum'at, 09 Januari 2026 - 08:07 WIB
loading...
Bakal ada pemberian diskon tarif listrik khusus untuk daerah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan, akan ada pemberian diskon tarif listrik khusus untuk daerah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bahlil mengatakan, hal ini menindaklanjuti adanya permintaan sejumlah kepada daerah di wilayah terdampak bencana .
"Ada surat permohonan dari beberapa kepala daerah kepada kami untuk meminta diskon listrik di wilayah lokasi bencana. Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kita lagi exercise berapa bulan, dan biayanya berapa," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1).
Baca Juga: Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Pemberian diskon tarif listrik ini diharapkan mampu meringankan beban warga terdampak. Bahlil menjelaskan, saat ini terdapat 3 infrastruktur energi yang belum bisa pulih imbas terdampak bencana. Adapun berdasarkan laporan terbaru masih ada sekitar 150 desa yang masih belum teraliri listrik.
Meski demikian Ia menyebut saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto terkait skema diskon listrik, seperti jangka waktu pemberian diskon hingga anggaran yang akan digelontorkan oleh Pemerintah.
"Namun kita lagi exercise berapa bulan dan biayanya berapa, jadi kita lagi menghitung. Tapi saya pastikan akan laporkan kepada Bapak Presiden, karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberitahu kepada kami untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita itu," pungkasnya.
Baca Juga: Diskon 50% Tarif Listrik Batal, Respons Bahlil: Tanya ke Yang Mengumumkan
Sebelumnya, Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi mengatakan, per tanggal 6 Desember, sistem kelistrikan di wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat telah berhasil dipulihkan 100 persen. Dua lokasi krusial yang sebelumnya mengalami kerusakan parah, yakni Palembayan dan Sicincin, kini telah kembali terang benderang.
Meski Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya, dua Provinsi lain masih terus dipercepat pemulihannya. Di Aceh, pemulihan jaringan utama telah mencapai lebih dari separuh. Sebanyak 177 dari 317 penyulang (56%) telah kembali menyala, sementara 9.401 dari 14.741 gardu distribusi (64%) sudah berfungsi kembali.
Sementara itu, Sumatera Utara menunjukkan progres pemulihan yang hampir tuntas. Seluruh 103 penyulang sudah menyala (100%), disusul perbaikan gardu distribusi yang telah mencapai 98% atau 4.436 dari 4.537 gardu. Beban yang pulih telah menyentuh 260,79 MW dari total terdampak 264,13 MW (99%).
"Ada surat permohonan dari beberapa kepala daerah kepada kami untuk meminta diskon listrik di wilayah lokasi bencana. Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon, namun kita lagi exercise berapa bulan, dan biayanya berapa," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1).
Baca Juga: Jawaban Bahlil Soal Kemungkinan Diskon Tarif Listrik di 2026
Pemberian diskon tarif listrik ini diharapkan mampu meringankan beban warga terdampak. Bahlil menjelaskan, saat ini terdapat 3 infrastruktur energi yang belum bisa pulih imbas terdampak bencana. Adapun berdasarkan laporan terbaru masih ada sekitar 150 desa yang masih belum teraliri listrik.
Meski demikian Ia menyebut saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Presiden Prabowo Subianto terkait skema diskon listrik, seperti jangka waktu pemberian diskon hingga anggaran yang akan digelontorkan oleh Pemerintah.
"Namun kita lagi exercise berapa bulan dan biayanya berapa, jadi kita lagi menghitung. Tapi saya pastikan akan laporkan kepada Bapak Presiden, karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberitahu kepada kami untuk hadir dalam melihat persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat kita itu," pungkasnya.
Baca Juga: Diskon 50% Tarif Listrik Batal, Respons Bahlil: Tanya ke Yang Mengumumkan
Sebelumnya, Ketua Tim ESDM Siaga Bencana, Rudy Sufahriadi mengatakan, per tanggal 6 Desember, sistem kelistrikan di wilayah terdampak banjir di Sumatera Barat telah berhasil dipulihkan 100 persen. Dua lokasi krusial yang sebelumnya mengalami kerusakan parah, yakni Palembayan dan Sicincin, kini telah kembali terang benderang.
Meski Sumatera Barat telah pulih sepenuhnya, dua Provinsi lain masih terus dipercepat pemulihannya. Di Aceh, pemulihan jaringan utama telah mencapai lebih dari separuh. Sebanyak 177 dari 317 penyulang (56%) telah kembali menyala, sementara 9.401 dari 14.741 gardu distribusi (64%) sudah berfungsi kembali.
Sementara itu, Sumatera Utara menunjukkan progres pemulihan yang hampir tuntas. Seluruh 103 penyulang sudah menyala (100%), disusul perbaikan gardu distribusi yang telah mencapai 98% atau 4.436 dari 4.537 gardu. Beban yang pulih telah menyentuh 260,79 MW dari total terdampak 264,13 MW (99%).
(akr)
Lihat Juga :