Akuisisi Rp174,8 Miliar, DADA Mantap Masuk Bisnis Hunian Tapak
Sabtu, 10 Januari 2026 - 15:19 WIB
loading...
Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menunjukkan tren penguatan sejak awal 2026. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menunjukkan tren penguatan sejak awal 2026. Dari level Rp50 per lembar, saham emiten properti ini bergerak naik hingga kisaran Rp67, mencerminkan meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap arah bisnis dan langkah korporasi perseroan.
Penguatan saham tersebut berlangsung seiring membaiknya sentimen sektor properti nasional. Perpanjangan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% sepanjang 2026 dinilai memberi ruang lebih besar bagi masyarakat untuk membeli hunian, sekaligus memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan sektor residensial.
Sejalan dengan momentum tersebut, pemegang saham pengendali DADA, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), menuntaskan akuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI) senilai sekitar Rp174,8 miliar.
Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk Bayu Setiawan mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi terukur ke segmen hunian tapak. “Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah buffer city Jakarta, yang secara permintaan masih sangat potensial dan didominasi kebutuhan end user,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: DADA Fokus Bangun Reputasi Jangka Panjang di Industri Properti
Melalui transaksi tersebut, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PKSI dan membuka peluang pengembangan proyek-proyek perumahan tapak di sejumlah kawasan penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan, yang selama ini menjadi kantong permintaan utama hunian.
Langkah akuisisi ini menegaskan bahwa penguatan saham DADA tidak semata didorong sentimen jangka pendek. Aksi korporasi tersebut dinilai memperkuat struktur bisnis sekaligus memperluas portofolio pengembangan perseroan secara nyata.
Selama ini, DADA dikenal berpengalaman di segmen properti high rise dan strata title. Masuknya bisnis hunian tapak melalui PKSI membuat portofolio perseroan menjadi lebih berimbang, sekaligus membuka peluang arus kas yang lebih cepat dan berulang.
Baca Juga: Perkuat Bisnis dan Modal, DADA Jajaki Kerja Sama dengan Investor Potensial
Ke depan, KPII bersama PKSI akan mengembangkan perumahan tapak dengan konsep bernilai tambah, mulai dari perencanaan kawasan, desain rumah yang fungsional, harga yang terjangkau, hingga penyediaan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni.
Dengan strategi ekspansi berbasis fundamental tersebut, pergerakan saham DADA dari Rp50 ke Rp67 dipandang sebagai sinyal awal fase baru pengembangan usaha. Perseroan kini memasuki tahap pertumbuhan yang lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan di tengah peluang sektor residensial yang masih terbuka lebar.
Penguatan saham tersebut berlangsung seiring membaiknya sentimen sektor properti nasional. Perpanjangan kebijakan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% sepanjang 2026 dinilai memberi ruang lebih besar bagi masyarakat untuk membeli hunian, sekaligus memperkuat optimisme terhadap pertumbuhan sektor residensial.
Sejalan dengan momentum tersebut, pemegang saham pengendali DADA, PT Karya Permata Inovasi Indonesia Tbk (KPII), menuntaskan akuisisi 99,9% saham PT Pejaten Kreasi Sukses Indonesia (PKSI) senilai sekitar Rp174,8 miliar.
Direktur dan CEO PT Diamond Citra Propertindo Tbk Bayu Setiawan mengatakan, langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi terukur ke segmen hunian tapak. “Akuisisi ini dilakukan untuk memperkuat pengembangan rumah tapak di wilayah buffer city Jakarta, yang secara permintaan masih sangat potensial dan didominasi kebutuhan end user,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/1/2026).
Baca Juga: DADA Fokus Bangun Reputasi Jangka Panjang di Industri Properti
Melalui transaksi tersebut, KPII resmi menjadi pemegang saham pengendali PKSI dan membuka peluang pengembangan proyek-proyek perumahan tapak di sejumlah kawasan penyangga Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan, yang selama ini menjadi kantong permintaan utama hunian.
Langkah akuisisi ini menegaskan bahwa penguatan saham DADA tidak semata didorong sentimen jangka pendek. Aksi korporasi tersebut dinilai memperkuat struktur bisnis sekaligus memperluas portofolio pengembangan perseroan secara nyata.
Selama ini, DADA dikenal berpengalaman di segmen properti high rise dan strata title. Masuknya bisnis hunian tapak melalui PKSI membuat portofolio perseroan menjadi lebih berimbang, sekaligus membuka peluang arus kas yang lebih cepat dan berulang.
Baca Juga: Perkuat Bisnis dan Modal, DADA Jajaki Kerja Sama dengan Investor Potensial
Ke depan, KPII bersama PKSI akan mengembangkan perumahan tapak dengan konsep bernilai tambah, mulai dari perencanaan kawasan, desain rumah yang fungsional, harga yang terjangkau, hingga penyediaan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni.
Dengan strategi ekspansi berbasis fundamental tersebut, pergerakan saham DADA dari Rp50 ke Rp67 dipandang sebagai sinyal awal fase baru pengembangan usaha. Perseroan kini memasuki tahap pertumbuhan yang lebih terdiversifikasi dan berkelanjutan di tengah peluang sektor residensial yang masih terbuka lebar.
(nng)
Lihat Juga :