Misi Kuasai 55% Minyak Dunia, Raksasa AS Siap Investasi Rp1.659 T di Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:42 WIB
loading...
Misi Kuasai 55% Minyak...
Perusahaan-perusahaan AS akan menginvestasikan setidaknya USD100 miliar atau setara Rp1.659 triliun dalam produksi minyak Venezuela. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perusahaan- perusahaan Amerika Serikat atau AS akan menginvestasikan setidaknya USD100 miliar atau setara Rp1.659 triliun (dengan kurs Rp16.595 per dolar AS) dalam produksi minyak Venezuela . Kepastian ini disampaikan Presiden Donald Trump setelah menggelar pertemuan dengan para petinggi raksasa minyak AS.

CEO Exxon, Darren Woods mengatakan, bahwa Venezuela bagaimanapun “tidak layak investasi” tanpa perombakan regulasi dan restrukturisasi sektor energinya.

Meskipun pemerintah Venezuela belum mengonfirmasi pemberian akses kepada perusahaan-perusahaan Amerika, Delcy Rodriguez, seorang sekutu dekat Maduro yang dilantik sebagai presiden sementara saat ketidakhadirannya, mengatakan awal minggu ini bahwa Caracas terbuka untuk proyek energi dengan semua pihak, termasuk AS.



Sementara itu Pejabat Venezuela telah mengecam apa yang mereka sebut sebagai rencana Trump untuk menjarah sumber daya negara tersebut dan mengutuk penculikan Maduro sebagai pelanggaran berat terhadap kedaulatan negara. Ditambah Maduro menyatakan tidak bersalah atas tuduhan perdagangan narkoba dan senjata ketika ia dibawa ke hadapan hakim AS.

Menguasai 55% Minyak Dunia

Presiden Donald Trump mengatakan, bahwa AS (Amerika Serikat) akan menguasai lebih dari setengah produksi minyak dunia jika perusahaan-perusahaan Amerika dapat kembali mengakses industri petroleum Venezuela. Disebutkan Venezuela yang memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia, menasionalisasi aset-aset perusahaan AS pada tahun 2000-an selama masa kepresidenan sosialis Hugo Chavez.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved