Sistem Terpadu Dorong Transformasi Digital dan Daya Saing Bisnis
Senin, 12 Januari 2026 - 19:26 WIB
loading...
Transformasi digital bisnis dapat dimulai secara bertahap. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Transformasi digital kerap dimaknai sebagai pemanfaatan teknologi untuk memudahkan aktivitas, seperti menyimpan data di komputer atau mengunggah dokumen ke ruang penyimpanan daring. Namun dalam konteks bisnis, transformasi digital memiliki arti yang lebih luas, yakni membangun sistem yang berbasis data, terintegrasi, dan siap berkembang mengikuti dinamika pasar.
Di tengah pergerakan pasar yang semakin cepat, pelaku usaha dituntut bergerak lebih gesit dan efisien. Proses manual, pengelolaan data yang terpisah-pisah, serta sistem yang tidak saling terhubung kerap menjadi hambatan dalam pengambilan keputusan strategis dan menjaga daya saing bisnis.
"Jutaan perusahaan di Indonesia membuktikan semangat wirausaha yang luar biasa. Sayangnya, banyak yang masih terjebak pengelolaan bisnis manual yang menghambat potensi mereka. Odoo hadir untuk mengubah itu dengan membantu mereka menjalankan bisnis dengan lebih efisien, memperluas jangkauan, dan mengambil keputusan berbasis data," ujar Direktur PT Odoo Software Indonesia Benny Putra Sugito dalam keterangan pers, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Pentingnya Edukasi Transformasi Digital untuk UMKM: Kunci Bertahan dan Berkembang
Menurut dia transformasi digital bisnis dapat dimulai secara bertahap, terutama dari proses inti seperti penjualan, keuangan, dan operasional. Salah satu tujuan utama digitalisasi adalah memusatkan data dalam satu sistem atau Single Source of Truth (SSOT), sehingga informasi menjadi konsisten, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh fungsi bisnis.
Agar transformasi berjalan optimal, sistem yang digunakan perlu memenuhi sejumlah kriteria, antara lain mudah digunakan, memiliki fitur yang lengkap, serta terintegrasi antarproses. Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) hadir sebagai solusi yang mampu mengelola berbagai aktivitas bisnis dalam satu platform, dari skala usaha kecil hingga enterprise.
Salah satu ERP yang ditawarkan untuk mendukung kebutuhan tersebut adalah Odoo, platform manajemen bisnis all-in-one yang mengintegrasikan fungsi CRM, penjualan, akuntansi, inventaris, manufaktur, hingga sumber daya manusia. Pada versi terbarunya, Odoo dilengkapi teknologi kecerdasan buatan untuk membantu otomatisasi tugas, pencarian data, serta peningkatan produktivitas tim, dengan pendekatan modular yang memungkinkan bisnis berkembang secara fleksibel.
Baca Juga: Kadin dan Google Indonesia Kebut Digitalisasi UMKM, Ini Fokus Utamanya
Sebagai bagian dari upaya mendorong pemahaman transformasi digital, Odoo Days Indonesia 2026 akan digelar di JIExpo Kemayoran pada 21 Januari 2026. Acara ini menghadirkan demo sistem, diskusi industri, hingga sesi berbagi pengalaman bagi pemilik bisnis dan pengambil keputusan yang ingin memahami peran sistem terintegrasi dalam meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan usaha.
Di tengah pergerakan pasar yang semakin cepat, pelaku usaha dituntut bergerak lebih gesit dan efisien. Proses manual, pengelolaan data yang terpisah-pisah, serta sistem yang tidak saling terhubung kerap menjadi hambatan dalam pengambilan keputusan strategis dan menjaga daya saing bisnis.
"Jutaan perusahaan di Indonesia membuktikan semangat wirausaha yang luar biasa. Sayangnya, banyak yang masih terjebak pengelolaan bisnis manual yang menghambat potensi mereka. Odoo hadir untuk mengubah itu dengan membantu mereka menjalankan bisnis dengan lebih efisien, memperluas jangkauan, dan mengambil keputusan berbasis data," ujar Direktur PT Odoo Software Indonesia Benny Putra Sugito dalam keterangan pers, Senin (12/1/2026).
Baca Juga: Pentingnya Edukasi Transformasi Digital untuk UMKM: Kunci Bertahan dan Berkembang
Menurut dia transformasi digital bisnis dapat dimulai secara bertahap, terutama dari proses inti seperti penjualan, keuangan, dan operasional. Salah satu tujuan utama digitalisasi adalah memusatkan data dalam satu sistem atau Single Source of Truth (SSOT), sehingga informasi menjadi konsisten, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh fungsi bisnis.
Agar transformasi berjalan optimal, sistem yang digunakan perlu memenuhi sejumlah kriteria, antara lain mudah digunakan, memiliki fitur yang lengkap, serta terintegrasi antarproses. Sistem Enterprise Resource Planning (ERP) hadir sebagai solusi yang mampu mengelola berbagai aktivitas bisnis dalam satu platform, dari skala usaha kecil hingga enterprise.
Salah satu ERP yang ditawarkan untuk mendukung kebutuhan tersebut adalah Odoo, platform manajemen bisnis all-in-one yang mengintegrasikan fungsi CRM, penjualan, akuntansi, inventaris, manufaktur, hingga sumber daya manusia. Pada versi terbarunya, Odoo dilengkapi teknologi kecerdasan buatan untuk membantu otomatisasi tugas, pencarian data, serta peningkatan produktivitas tim, dengan pendekatan modular yang memungkinkan bisnis berkembang secara fleksibel.
Baca Juga: Kadin dan Google Indonesia Kebut Digitalisasi UMKM, Ini Fokus Utamanya
Sebagai bagian dari upaya mendorong pemahaman transformasi digital, Odoo Days Indonesia 2026 akan digelar di JIExpo Kemayoran pada 21 Januari 2026. Acara ini menghadirkan demo sistem, diskusi industri, hingga sesi berbagi pengalaman bagi pemilik bisnis dan pengambil keputusan yang ingin memahami peran sistem terintegrasi dalam meningkatkan efisiensi dan pertumbuhan usaha.
(nng)
Lihat Juga :