Gencatan Dagang AS-China, Trump Siap Sambangi Beijing April 2026
Selasa, 13 Januari 2026 - 07:59 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, gencatan senjata tarif telah menurunkan bea masuk AS terhadap barang China menjadi sekitar 47 persen, jauh dari puncaknya yang mencapai 145 persen pada fase awal eskalasi perdagangan pada 2025. Di sisi lain, China menangguhkan tarif balasan terhadap produk pertanian AS seperti kedelai, gandum, jagung, dan kapas, serta menunda pemberlakuan pengendalian ekspor rare earth secara luas selama satu tahun.
Baca Juga: Harta Karun Greenland Tak Mudah Digali, Ambisi Trump Terganjal Realita Alam Arktik
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer pada awal Desember menyatakan China telah mematuhi ketentuan kesepakatan bilateral tersebut. Ia mencatat Beijing telah memenuhi sekitar sepertiga dari komitmen pembelian kedelai yang disepakati. Sementara itu, Menteri Keuangan Scott Bessent mengungkapkan bahwa harga kedelai telah meningkat sekitar 12%-15% sejak kesepakatan diberlakukan.
Bessent juga mengisyaratkan kemungkinan intensitas diplomasi tingkat tinggi yang lebih sering pada 2026. Ia menyebut potensi empat pertemuan antara Trump dan Xi, termasuk kunjungan Trump ke Beijing pada April, kemungkinan pertemuan di KTT APEC di Shenzhen pada November, serta dua kunjungan balasan Xi ke Amerika Serikat. "Jika ada empat pertemuan selama tahun itu, saya pikir itu memberikan stabilitas besar bagi hubungan tersebut," kata Bessent.
Baca Juga: Harta Karun Greenland Tak Mudah Digali, Ambisi Trump Terganjal Realita Alam Arktik
Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer pada awal Desember menyatakan China telah mematuhi ketentuan kesepakatan bilateral tersebut. Ia mencatat Beijing telah memenuhi sekitar sepertiga dari komitmen pembelian kedelai yang disepakati. Sementara itu, Menteri Keuangan Scott Bessent mengungkapkan bahwa harga kedelai telah meningkat sekitar 12%-15% sejak kesepakatan diberlakukan.
Bessent juga mengisyaratkan kemungkinan intensitas diplomasi tingkat tinggi yang lebih sering pada 2026. Ia menyebut potensi empat pertemuan antara Trump dan Xi, termasuk kunjungan Trump ke Beijing pada April, kemungkinan pertemuan di KTT APEC di Shenzhen pada November, serta dua kunjungan balasan Xi ke Amerika Serikat. "Jika ada empat pertemuan selama tahun itu, saya pikir itu memberikan stabilitas besar bagi hubungan tersebut," kata Bessent.
Lihat Juga :