Jaga Kelancaran Operasional, Petrokimia Gresik Perkuat Implementasi K3
Rabu, 14 Januari 2026 - 19:11 WIB
loading...
Petrokimia Gresik menerima penghargaan dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menegaskan komitmennya dalam mengimplementasikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara menyeluruh guna menjaga kelancaran operasional dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Bulan K3 Nasional 2026 yang digelar bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Stadion Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026), sekaligus menjadi momentum penguatan budaya K3 di lingkungan perusahaan.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa penerapan K3 telah menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar kewajiban, mengingat peran perusahaan sebagai objek vital nasional yang memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi setiap tahun.
"Penghargaan ini menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan," ujar Daconi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Gas dari Blok Ketapang 25 MMSCFD
Ia menambahkan, lokasi operasional Petrokimia Gresik yang berdampingan dengan permukiman masyarakat menuntut penerapan K3 yang disiplin dan kolaboratif, tidak hanya melibatkan karyawan, tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar.
"Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga," tandas Daconi.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong implementasi K3 yang efektif dan berkelanjutan melalui pembinaan, pendampingan, serta pemberian apresiasi kepada dunia usaha yang berkomitmen tinggi terhadap keselamatan kerja.
"K3 bukan sekadar kewajiban regulatif. K3 adalah nilai. Nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Nilai bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Nilai bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Bulan K3 Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, dan membangun budaya kerja yang aman dan sehat di seluruh Indonesia," jelas Khofifah.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Optimalkan Program TJSL Dukung Distribusi Pupuk Subsidi
Dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026, Petrokimia Gresik menggelar berbagai kegiatan seperti apel Bulan K3, sertifikasi dan pelatihan, webinar K3, kompetisi keselamatan dan kesehatan kerja, lomba 5R, audit K3 kontraktor, serta simulasi K3 dan pameran edukasi sebagai upaya memperkuat implementasi K3 secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Pada momen tersebut, Petrokimia Gresik menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan. Tiga penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik, yaitu atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Kemudian penghargaan atas upaya dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja. Selain itu, dua entitas anak perusahaan Petrokimia Gresik juga mendapatkan penghargaan, yaitu PT Petrokimia Kayaku mendapatkan penghargaan Zero Accident, dan PT Petrosida Gresik juga menerima penghargaan P2TB.
Komitmen tersebut ditunjukkan dalam pembukaan Bulan K3 Nasional 2026 yang digelar bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Stadion Petrokimia Gresik, Kabupaten Gresik, Rabu (14/1/2026), sekaligus menjadi momentum penguatan budaya K3 di lingkungan perusahaan.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan bahwa penerapan K3 telah menjadi kebutuhan strategis, bukan sekadar kewajiban, mengingat peran perusahaan sebagai objek vital nasional yang memproduksi jutaan ton pupuk bersubsidi setiap tahun.
"Penghargaan ini menegaskan komitmen Petrokimia Gresik untuk terus menjalankan kegiatan usaha secara aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi perusahaan," ujar Daconi dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Petrokimia Gresik Tambah Pasokan Gas dari Blok Ketapang 25 MMSCFD
Ia menambahkan, lokasi operasional Petrokimia Gresik yang berdampingan dengan permukiman masyarakat menuntut penerapan K3 yang disiplin dan kolaboratif, tidak hanya melibatkan karyawan, tetapi juga keluarga dan masyarakat sekitar.
"Selain masyarakat, Petrokimia Gresik juga melibatkan keluarga. Harapannya, karyawan sudah terbiasa menerapkan prinsip-prinsip K3 sejak di lingkungan terkecil mereka, yaitu keluarga," tandas Daconi.
Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong implementasi K3 yang efektif dan berkelanjutan melalui pembinaan, pendampingan, serta pemberian apresiasi kepada dunia usaha yang berkomitmen tinggi terhadap keselamatan kerja.
"K3 bukan sekadar kewajiban regulatif. K3 adalah nilai. Nilai bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat. Nilai bahwa produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan. Nilai bahwa ini adalah tanggung jawab kita semua. Mari kita jadikan Bulan K3 Nasional ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen, memperbaiki sistem, dan membangun budaya kerja yang aman dan sehat di seluruh Indonesia," jelas Khofifah.
Baca Juga: Petrokimia Gresik Optimalkan Program TJSL Dukung Distribusi Pupuk Subsidi
Dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026, Petrokimia Gresik menggelar berbagai kegiatan seperti apel Bulan K3, sertifikasi dan pelatihan, webinar K3, kompetisi keselamatan dan kesehatan kerja, lomba 5R, audit K3 kontraktor, serta simulasi K3 dan pameran edukasi sebagai upaya memperkuat implementasi K3 secara kolaboratif dan berkelanjutan.
Pada momen tersebut, Petrokimia Gresik menerima tiga penghargaan sekaligus dari Gubernur Khofifah atas implementasi K3 yang baik di lingkungan perusahaan. Tiga penghargaan yang diraih Petrokimia Gresik, yaitu atas penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Kemudian penghargaan atas upaya dalam Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS) di Tempat Kerja, serta penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) di Tempat Kerja. Selain itu, dua entitas anak perusahaan Petrokimia Gresik juga mendapatkan penghargaan, yaitu PT Petrokimia Kayaku mendapatkan penghargaan Zero Accident, dan PT Petrosida Gresik juga menerima penghargaan P2TB.
(nng)
Lihat Juga :