Biru Container di SPBU Pertamina Perkuat Ekosistem One-Stop Service
Rabu, 14 Januari 2026 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Melalui kehadiran Biru Container di SPBU, masyarakat kini dapat memenuhi dua kebutuhan primer sekaligus: energi untuk mobilitas dan air minum berkualitas, dalam satu kunjungan. Konsep ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi waktu dan kemudahan, dengan memanfaatkan lokasi SPBU yang telah menjadi bagian dari rutinitas harian masyarakat.
Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso menyampaikan, bahwa peluncuran ini merupakan realisasi dari visi kolaborasi yang telah dirancang bersama Pertamina.
“Apa yang telah kami canangkan sebagai payung kerja sama dengan Pertamina di bulan Februari tahun 2025 yang lalu, pada hari ini mulai kami realisasikan. Memang dibutuhkan waktu untuk memulai sebuah inovasi, namun dengan pemikiran yang cermat, kami meyakini inovasi Biru melalui Biru Container dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebaikan bagi semua pihak. Utamanya, kolaborasi ini hadir untuk melayani masyarakat melalui konsep one-stop service dalam satu ekosistem layanan terintegrasi antara Biru dan Pertamina,” ujar Yantje.
Dari perspektif industri, kolaborasi ini mencerminkan momentum sinergi lintas sektor, di mana pelaku usaha tidak lagi beroperasi secara terpisah, melainkan membangun satu ekosistem bisnis yang saling melengkapi dan memperkuat. Air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat kini terintegrasi ke dalam infrastruktur SPBU yang selama ini identik dengan energi dan mobilitas.
Senior Officer Non-Fuel Retail Business PT Pertamina Patra Niaga, Ariyanti Chandra Dewi menjelaskan, bahwa diversifikasi layanan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing SPBU.
“Pengembangan Non-Fuel Retail merupakan fokus kami untuk menghadirkan nilai tambah bagi SPBU dan pelanggan. Kolaborasi dengan Biru membuka peluang pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, sekaligus memperkuat peran SPBU sebagai pusat layanan terpadu,” jelas Ariyanti.
Model pengisian langsung tanpa layanan delivery yang diterapkan Air Minum Biru juga mendukung efisiensi energi dan konsumsi yang lebih berkelanjutan, yaitu dengan mengoptimalkan infrastruktur yang telah tersedia tanpa menambah beban distribusi bagi pelanggan.
Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso menyampaikan, bahwa peluncuran ini merupakan realisasi dari visi kolaborasi yang telah dirancang bersama Pertamina.
“Apa yang telah kami canangkan sebagai payung kerja sama dengan Pertamina di bulan Februari tahun 2025 yang lalu, pada hari ini mulai kami realisasikan. Memang dibutuhkan waktu untuk memulai sebuah inovasi, namun dengan pemikiran yang cermat, kami meyakini inovasi Biru melalui Biru Container dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebaikan bagi semua pihak. Utamanya, kolaborasi ini hadir untuk melayani masyarakat melalui konsep one-stop service dalam satu ekosistem layanan terintegrasi antara Biru dan Pertamina,” ujar Yantje.
Dari perspektif industri, kolaborasi ini mencerminkan momentum sinergi lintas sektor, di mana pelaku usaha tidak lagi beroperasi secara terpisah, melainkan membangun satu ekosistem bisnis yang saling melengkapi dan memperkuat. Air minum sebagai kebutuhan dasar masyarakat kini terintegrasi ke dalam infrastruktur SPBU yang selama ini identik dengan energi dan mobilitas.
Senior Officer Non-Fuel Retail Business PT Pertamina Patra Niaga, Ariyanti Chandra Dewi menjelaskan, bahwa diversifikasi layanan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing SPBU.
“Pengembangan Non-Fuel Retail merupakan fokus kami untuk menghadirkan nilai tambah bagi SPBU dan pelanggan. Kolaborasi dengan Biru membuka peluang pengembangan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, sekaligus memperkuat peran SPBU sebagai pusat layanan terpadu,” jelas Ariyanti.
Model pengisian langsung tanpa layanan delivery yang diterapkan Air Minum Biru juga mendukung efisiensi energi dan konsumsi yang lebih berkelanjutan, yaitu dengan mengoptimalkan infrastruktur yang telah tersedia tanpa menambah beban distribusi bagi pelanggan.
Lihat Juga :