Imbas Blokade AS, Impor Minyak China dari Venezuela Anjlok 75%

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:56 WIB
loading...
Imbas Blokade AS, Impor...
Impor minyak China dari Venezuela diprediksi anjlok mulai Februari terdampak blokade AS. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Impor minyak China dari Venezuela diprediksi runtuh mulai Februari, dengan pengiriman turun 75% dari level pada 2025 karena terdampak blokade AS yang secara dramatis membatasi pengiriman dari anggota pendiri OPEC tersebut setelah penangkapan Nicolas Maduro.

Hanya sekitar 5 juta barel minyak bakar Venezuela dan minyak mentah berat yang sedang menuju China di atas tiga kapal tanker yang berhasil lolos blokade, menurut pedagang dan analis yang dikutip Reuters. Pengiriman tersebut, yang diharapkan tiba akhir Februari, setara dengan sekitar 166.000 barel per hari, penurunan tajam dari rata-rata 642.000 barel per hari yang diekspor Venezuela ke China sepanjang 2025, menurut dokumen internal PDVSA.

Dikutip dari US News, penurunan dramatis ini menyusul serangan militer AS yang menangkap Maduro pada 3 Januari dan "blokade total dan lengkap" yang diberlakukan Presiden Donald Trump pada Desember terhadap kapal tanker berizin yang mengangkut minyak Venezuela. Pasukan AS telah menyita setidaknya lima kapal tanker terkait Venezuela sejak blokade dimulai, mendorong pemilik kapal untuk membalik arah atau tetap berada di perairan Venezuela guna menghindari penyitaan.

Baca Juga: India Pangkas Impor, Ratusan Ribu Barel Minyak Rusia Terombang-ambing di Laut

Sekitar selusin kapal tanker yang sudah dimuat berangkat dari Venezuela dengan transponder lokasi yang dimatikan selama penggerebekan 3 Januari, tetapi sebagian besar telah kembali setelah pemerintah sementara Caracas menegosiasikan kesepakatan pasokan minyak 50 juta barel dengan Washington. Rumah perdagangan Trafigura dan Vitol telah mulai memasarkan minyak Venezuela di bawah mandat AS, mendekati kilang milik negara di China dan India untuk pengiriman Maret.



Gangguan pasokan ini paling parah memukul kilang independen China, yang dikenal sebagai "teapots". Kilang-kilang swasta ini di Provinsi Shandong merupakan pembeli utama minyak mentah kental Venezuela, mengolahnya menjadi aspal untuk jalan dan atap. Pasokan Venezuela menyumbang sekitar 4% dari total impor minyak mentah laut China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Rekomendasi
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Berita Terkini
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Perluas Akses Pembiayaan...
Perluas Akses Pembiayaan EV, Mandiri Auto Deals 2026 Tawarkan Pengalaman Menarik
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved