AS Jadi Musuh Utama Dolar, Sanksi Trump Mendorong Sisa Dunia Menjauh?

Jum'at, 16 Januari 2026 - 08:29 WIB
loading...
A A A
Selain pembekuan aset, AS dan sekutunya menghapus sebagian besar bank Rusia dari sistem pesan antarbank SWIFT dan memberlakukan larangan transaksi penuh pada institusi keuangan utama. Secara efektif, mereka memutus Rusia dari sistem keuangan Barat yang didominasi dolar dan euro.

Baca Juga: 2026, Akankah Menjadi Tahun Runtuhnya Dominasi Dolar AS?

Menurut Batista, tahun 2022 menjadi titik balik ketika dedolarisasi dan pergeseran dari lembaga keuangan yang terkait dengan AS -yang sebelumnya sudah berlangsung lambat- mulai meningkat kecepatannya.

"Negara-negara seperti Rusia dan China, juga Iran, sebelumnya sudah menderita akibat sanksi atau ketakutan akan sanksi dari AS. Tetapi ini menjadi titik krusial karena skala cadangan Rusia dan aset-aset yang dibekukan. Sejak 2022, bank-bank sentral besar misalnya China, mulai menjauh dari Treasury AS," paparnya.

Porsi dolar dalam cadangan devisa global terus menurun secara bertahap selama empat tahun terakhir. Rusia pada dasarnya telah menghapus mata uang Barat dalam perdagangan, bersama dengan negara-negara CIS dan BRICS.

Negara-negara ini juga melakukan hal yang sama dengan mitra mereka yang lain, terkait penggunaan dolar. Ke depan, Batista mengatakan bahwa meskipun dolar akan tetap menjadi mata uang global yang penting, peralihan dari dolar akan terus berlanjut dan hegemoni-nya akan melemah secara bertahap.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
China Ancam Sanksi atas...
China Ancam Sanksi atas Kepatuhan Perusahaan Eropa pada Aturan UE
Rekomendasi
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved