Wamen Imigrasi Kunjungi IWIP, Perkuat Dukungan Keimigrasian bagi Investasi

Jum'at, 16 Januari 2026 - 19:31 WIB
loading...
Wamen Imigrasi Kunjungi...
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim melakukan kunjungan kerja ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, bersama jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, melakukan kunjungan kerja ke Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) di Halmahera Tengah, Maluku Utara, pada 12 hingga 13 Januari 2026 sebagai bagian dari penguatan peran layanan dan pengawasan keimigrasian dalam mendukung kawasan industri strategis.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Wakil Menteri dan rombongan meninjau fasilitas keimigrasian yang beroperasi di bandara khusus domestik di IWIP, serta mengunjungi sejumlah fasilitas utama kawasan industri, termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, fasilitas pengolahan nikel, dan industri baterai. Silmy menegaskan kehadiran Imigrasi di kawasan industri memiliki fungsi strategis dalam memastikan bahwa aktivitas investasi dan mobilitas tenaga kerja berjalan tertib dan mendukung perekonomian nasional.

“Potensi ekonomi di kawasan ini menuntut pelayanan keimigrasian yang kuat dan responsif agar aktivitas industri dan investasi dapat berjalan optimal,” ujar Silmy dalam keterangan pers, Jumat (16/1/2026).

Baca Juga: Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Capai Rp1.931 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja

Ia juga menekankan bahwa dukungan terhadap kawasan industri merupakan hasil kerja bersama berbagai kementerian dan lembaga. "Kami melihat kehadiran sinergi yang kuat di Kawasan Industri Weda Bay antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Badan Karantina, serta unsur TNI dan Polri dalam menjaga agar IWIP berjalan sesuai aturan dan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional," katanya.



Silmy Karim juga menyampaikan bahwa IWIP kini berkembang sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis hilirisasi nikel. Menurutnya, nilai investasi di kawasan tersebut telah mencapai sekitar Rp500 triliun dengan tingkat pertumbuhan ekonomi kawasan sekitar 20 persen per tahun, jauh di atas rata-rata nasional.

Direktur PT IWIP, Scott Ye, menyampaikan bahwa kunjungan Wakil Menteri memperkuat koordinasi antara pemerintah dan pengelola kawasan. "Kami menyambut baik kunjungan Wakil Menteri dan jajaran kementerian terkait. Kehadiran pemerintah di lapangan sangat penting untuk memastikan bahwa operasional kawasan industri, termasuk pengelolaan tenaga kerja dan mitra internasional, berjalan sesuai dengan ketentuan dan sejalan dengan arah kebijakan nasional. Dukungan pemerintah ini membuat penerapan aturan menjadi lebih konsisten dan efektif," ujar Scott Ye.

Baca Juga: Silmy Karim Umumkan Hasil Panitia Seleksi Dirjen Imigrasi

Kunjungan ini menegaskan peran Imigrasi sebagai bagian dari kehadiran negara di kawasan industri strategis. Melalui pelayanan yang profesional, adaptif, dan terintegrasi dengan instansi lain, Imigrasi menjadi salah satu pilar yang memastikan bahwa investasi, mobilitas tenaga kerja, dan aktivitas industri dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Sebagai pengelola kawasan, IWIP terus memperkuat standar operasional dan sistem kepatuhan, termasuk peningkatan layanan pendukung kawasan, agar aktivitas industri berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
Rekomendasi
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Tio Pakusadewo Ungkap...
Tio Pakusadewo Ungkap Gejala Aneh Sebelum Alami Gangguan Jantung: Cegukan 2 Bulan Gak Berhenti!
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved