China Kecam Kesepakatan Dagang AS–Taiwan Senilai Rp4.227 Triliun

Minggu, 18 Januari 2026 - 07:57 WIB
loading...
China Kecam Kesepakatan...
Pemerintah China melontarkan kecaman keras terhadap perjanjian dagang yang baru saja ditandatangani antara Amerika Serikat (AS) dan Taiwan. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Pemerintah China melontarkan kecaman keras terhadap perjanjian dagang yang baru saja ditandatangani antara Amerika Serikat (AS) dan Taiwan. Beijing menilai kesepakatan tersebut berpotensi merusak fondasi hubungan diplomatik China–AS serta memperkeruh stabilitas kawasan.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pengumuman Departemen Perdagangan Amerika Serikat terkait kesepakatan investasi besar dengan Taiwan yang melibatkan sektor strategis semikonduktor dan teknologi tinggi.

"China dengan tegas menentang perundingan dan penandatanganan perjanjian apa pun yang mengandung implikasi kedaulatan dan bersifat resmi antara wilayah Taiwan China dan negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan China," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (16/1), seperti dikutip dari situs resmi Kementerian Luar Negeri China.

Baca Juga: Ini Respons AS atas Latihan Perang China yang Mengepung Taiwan

Guo juga mendesak Amerika Serikat untuk secara sungguh-sungguh mematuhi Prinsip Satu China dan tiga komunike bersama China–AS, yang selama ini menjadi dasar hubungan bilateral kedua negara.

Kesepakatan yang diumumkan Washington pada Kamis (15/1) itu mencakup komitmen investasi senilai US$250 miliar atau setara Rp4.227 triliun dari perusahaan semikonduktor dan teknologi Taiwan untuk membangun serta memperluas kapasitas produksi di Amerika Serikat. Sebagai imbalannya, tarif impor produk asal Taiwan akan diturunkan dari 20 persen menjadi 15 persen.

Selain investasi langsung, Taiwan juga akan menyediakan tambahan jaminan kredit senilai US$250 miliar guna mendukung perusahaan kecil dalam rantai pasok semikonduktor yang ingin berekspansi ke Amerika Serikat. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) sebelumnya telah berkomitmen menanamkan investasi US$100 miliar untuk memperluas operasinya di Arizona sebagai bagian dari total nilai tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved